Bacaan : Mazmur 39
Sebuah surat kabar memuat iklan sebuah mobil baru sehalaman
penuh. Iklan itu membuat orang berpikir, dan memang itu membuat
saya berpikir. Dengan tulisan dicetak tebal, iklan itu berkata
bahwa mobil tersebut dapat melaju dengan begitu cepat, secepat
perjalanan usia Anda. Kemudian dilanjutkan dengan, "Apa yang
terjadi? Baru semenit rasanya Anda belajar untuk ujian tengah
semester, tidur siang sebentar, lalu entah bagaimana tiba-tiba
Anda terbangun 20 tahun kemudian dengan sebuah pekerjaan, seorang
pasangan hidup, dan beberapa orang anak."
Memang kita akan senantiasa terkejut bila menyadari betapa
cepatnya tahun-tahun berlalu. Berabad-abad silam, pemazmur Daud
mencari pertolongan Allah saat ia berjuang menghadapi singkatnya
kehidupan. Ia menulis, "Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku,
dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!
Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku; bagi-Mu
hidupku seperti sesuatu yang hampa. Ya, setiap manusia hanyalah
kesia-siaan!" (Mazmur 39:5-6).
Pemazmur tidak menyimpulkan bahwa tidak ada sesuatu yang
berarti karena hidup ini begitu singkat, sebaliknya ia meminta
agar Allah melepaskannya dari segala pelanggaran (ayat 9) dan
memberinya kekuatan untuk menjalani sisa hidupnya (ayat 14).
Sebuah slogan yang terkenal berbunyi, "Hidup Ini Singkat-Bersenang-senanglah Sepuasnya." Namun Allah, yang memberi kita
hidup yang kekal melalui iman dalam Yesus Kristus, mengingatkan
kita, "Hidup Ini Singkat--Hiduplah Sebaik-baiknya!" --DCM
I do not ask for honor, fame
While life\'s short race I run,
But for a will to do Thy will
And then Thy glad "Well done." --Meadows
YANG TERPENTING BUKANLAH BERAPA LAMA ANDA HIDUP
TETAPI BAGAIMANA ANDA TELAH MENJALANI KEHIDUPAN INI DENGAN BAIK
|