Bacaan : Mazmur 5
Setiap pengikut Kristus terlibat dalam peperangan rohani
setiap hari. Karena itulah kita tidak dapat menjalani satu hari
pun dengan sikap berpuas diri.
Herb Caen menulis sebuah artikel dalam San Francisco Chronicle, "Di Afrika, setiap pagi seekor kijang kecil terbangun. Ia
tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat dari singa yang tercepat
atau ia akan terbunuh. Setiap pagi seekor singa terbangun. Ia
tahu bahwa ia harus lari lebih cepat dari kijang kecil yang
paling lamban atau ia akan mati kelaparan. Tidak menjadi masalah
apakah Anda seekor singa atau seekor kijang kecil; yang jelas,
tatkala matahari terbit, lebih baik Anda cepat berlari."
Pendeta berkebangsaan Inggris Charles Spurgeon menulis,
"Jika Anda tidak mencari Tuhan, iblislah yang akan mencari Anda."
Kita tidak harus menunggu sampai diserang oleh Setan, baru kemudian memikirkan strategi untuk lari dari musuh jiwa kita itu.
Sebaliknya kita harus lebih dahulu mencari Tuhan, dan sadar
sepenuhnya bahwa "si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa
yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya" (1
Petrus 5:8).
Dalam Mazmur 5 kita membaca bahwa Daud mengungkapkan betapa
ia membutuhkan pertolongan Allah. Ia datang ke hadirat Tuhan
pagi-pagi sekali, untuk mencari tuntunan dan perlindungan-Nya
(ayat 4,9,13).
Janganlah kiranya kita memasuki hari yang baru tanpa menyadari kebutuhan kita yang mendesak akan Tuhan. Siaga adalah cara
terbaik untuk siap menghadapi serangan Setan --DCE
With each new day my thought shall be
Of all that Christ has done for me;
I\'ll think about His love and care,
Then face the day with faith and prayer. --DJD
MULAILAH TIAP-TIAP HARI DENGAN KESIAPSIAGAAN
SEHINGGA ANDA SELALU SIAP UNTUK BERPERANG
|