Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2000/02/19

Sabtu, 19 Februari 2000

Bacaan   : Hagai 1:1-11
Setahun : Imamat 25, Markus 1:23-45
Nas       : Beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu! (Hagai 1:7)

PERHATIKANLAH KEADAANMU!

Kapan terakhir kali Anda membaca kitab Hagai? Jika Anda sama seperti saya, berarti sudah cukup lama Anda tidak membacanya. Mengapa kita tidak mengambil waktu beberapa menit dan membaca ke-38 ayat dalam kitab ini? Kemudian carilah kata perhatikanlah. Kata ini muncul sebanyak empat kali (1:5,7, 2:16,19).

Allah berbicara melalui Hagai kepada bangsa Israel yang telah kembali dari pembuangan. Pada intinya, Dia berkata, "Pikirkanlah. Kamu tidak punya cukup makanan. Pakaianmu tidak cukup menghangatkanmu. Kamu tidak kaya. Aku telah memerintahkanmu membangun kembali rumah-Ku. Jika kamu taat, berkat-Ku akan menyertaimu."

Pesan itu juga berlaku bagi kita. Ketika segalanya seolah berjalan buruk, langkah pertama untuk menyelesaikan masalah itu adalah memperhatikan keadaan kita. Ilustrasi berikut ini mungkin dapat menolong.

Pada suatu semester, nilai saya merosot drastis, saya mendapat masalah di asrama, bahkan saya dipanggil ke kantor dekan. Saat itu, saya kembali ke kamar dan memikirkan dengan serius situasi yang saya alami. Ternyata masalahnya bukan terletak pada tugas sekolah ataupun teman-teman di asrama, melainkan pada diri saya sendiri. Ketika saya mengubah sikap dan perilaku saya, keadaan mulai membaik.

Tidak semua masalah diakibatkan oleh kesalahan kita. Namun ketika kesulitan muncul, adalah bijaksana bila kita mau memperhatikan keadaan kita. Seperti orang-orang pada zaman Hagai, kita pun mungkin akan mendapati bahwa ketidaktaatan kitalah yang menahan berkat Allah -- DCE


So many problems come our way
Because down deep inside
Rebellion, envy, selfishness
Are what we try to hide. -- DJD

JALAN KETAATAN
ADALAH SATU-SATUNYA JALAN MENUJU BERKAT

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org