Bacaan : Yohanes 8:30-36
Dalam bacaan kita hari ini, Yesus menyiratkan bahwa ada dua macam
murid; yang benar-benar murid dan yang semu. Dalam era informatika
global seperti sekarang ini, kita pasti akan dibanjiri oleh berbagai
informasi dan pengajaran. Repotnya, jika tidak memiliki penyaring
yang baik, kita dapat menjadi tong sampah. Padahal seharusnya setiap
murid Tuhan mengutamakan air susu yang murni dan yang rohani, yang
akan menjamin pertumbuhan iman dan membentenginya dari
pengajaran-pengajaran yang menyesatkan (1 Petrus 2:2,3).
Kita belajar bahwa murid-murid di Galatia terlalu cepat berpaling
dari Injil yang benar kepada "injil yang lain" (Galatia 1:6-10).
Jadi, mari kita memerhatikan peringatan Paulus tersebut dengan
saksama. Terlebih Rasul Paulus juga mengingatkan kita bahwa akan
muncul pengajar-pengajar palsu, "serigala berbulu domba" yang
menyusup ke dalam persekutuan orang-orang percaya. Parahnya,
pengajar-pengajar palsu semacam itu bisa muncul dari antara kita
sendiri (Kisah Para Rasul 20:29,30).
Betapa pentingnya bagi kita untuk mengadakan waktu khusus secara
tetap dan teratur -- sebagaimana halnya kita harus makan setiap hari
-- agar kita tetap sehat dan bertumbuh secara rohani. Hanya dengan
semakin mengenal firman Tuhan secara benar, kita akan mudah
membedakan yang palsu dari yang benar. Kita juga akan dimerdekakan
sehingga kita tidak akan mudah diombang-ambingkan oleh berbagai
macam angin pengajaran yang merupakan permainan palsu manusia dalam
kelicikan mereka yang menyesatkan (Efesus 4:14,15) -CC
KENALILAH YANG BENAR MAKA KITA AKAN MUDAH MENGHINDARI
YANG KELIRU DAN MENYESATKAN
|