Bacaan : Yosua 14:6-13
Nola Ochs, seorang mahasiswi Fort Hays State University di Kansas,
baru-baru ini mengambil libur dari studi untuk merayakan ulang
tahunnya yang ke-95. Ia mulai berkuliah di Fort Hays pada 1930,
tetapi tidak lulus. Ketika ia menyadari bahwa hanya dengan mengambil
beberapa kredit lagi ia akan mendapatkan gelar, maka ia kembali
kuliah di universitas itu pada tahun 2006. Nola tidak akan membiarkan
usia mencegahnya untuk menghargai komitmen yang dibuatnya lebih dari
76 tahun lalu untuk menyelesaikan pendidikannya.
Dalam Yosua 14, kita membaca bahwa Kaleb tidak membiarkan usianya
yang sudah lanjut mencegahnya untuk percaya bahwa Allah akan menepati
janji-Nya yang diberikan 45 tahun sebelumnya (ayat 10-12). Sebagai
salah satu pengintai yang dikirim ke Tanah Perjanjian, ia melihat
kota-kota besar yang didiami oleh orang-orang kuat yang tubuhnya
besar (Bilangan 13:28-33).
Akan tetapi, Kaleb setia kepada Allah dan percaya bahwa Dia akan
membantu bangsa Israel menaklukkan tanah tersebut (14:6-9). Pada usia
85 tahun, Kaleb secara fisik masih kuat dan imannya tetap teguh. Ia
percaya bahwa Allah akan membantunya menaklukkan tanah tersebut,
meskipun didiami oleh para raksasa. Maka, Yosua memberkati Kaleb
dengan bagian tanah tersebut dan memenuhi janji Allah yang sudah
berusia 45 tahun.
Seperti Kaleb, kita pun tidak boleh membiarkan usia, raksasa pribadi
kita, atau janji yang belum terpenuhi, menghalangi kita untuk
memercayai bahwa Allah masih menghargai firman-Nya bagi kita --MLW
SETIAP JANJI ALLAH
DINYATAKAN BERSAMA DENGAN JAMINAN PRIBADI-NYA
|