Bacaan : Matius 6:25-34
Keponakan laki-laki saya akan segera kehilangan pekerjaan. Sebab itu,
saya senang ketika mendengar kabar dari istrinya bahwa ia baru saja
menerima tawaran untuk sebuah jabatan baru.
"Kami berdoa, saya cemas, dan Eric berketetapan untuk mendapatkan
pekerjaan baru," demikian tulis Angie lewat e-mail, menjelaskan
perjalanan hidup mereka selama beberapa bulan terakhir.
Kita dengan mudah menjadi panik ketika menghadapi masalah yang
serius, misalnya kehilangan pekerjaan, anggota keluarga yang terkena
kanker, anak yang suka melawan.
Kita pun berdoa, dan menyibukkan diri. Kita mulai melakukan segala
sesuatu yang kita anggap bisa membawa kita ke arah yang positif.
Dan, kita cemas. Kita tahu bahwa itu hanya memboroskan waktu. Namun,
banyak di antara kita terjebak dalam dilema ini. Kita tahu bahwa kita
harus memercayai Allah, tetapi kita bertanya-tanya tentang apa yang
kira-kira akan Dia lakukan.
Inilah saatnya bagi kita untuk berpaling kepada firman-Nya, dan
mengingat bahwa Dia berjalan bersama kita dan meminta kita
menyerahkan segala kekhawatiran dan beban kita kepada-Nya. Kitab Suci
menyatakan, "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia
memelihara kamu" (1 Petrus 5:7), dan "Allahku akan memenuhi segala
keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus"
(Filipi 4:19).
Ketika pikiran Anda mencemaskan masa depan, ingatlah bahwa "Bapamu
yang di surga tahu" (Matius 6:32) dan akan memberi Anda apa yang Anda
butuhkan --CHK
KECEMASAN ADALAH BEBAN
YANG TIDAK PERNAH DIKEHENDAKI ALLAH UNTUK KITA PIKUL
|