Bacaan : 2 Tawarikh 36:11-17
Di bulan Agustus 1989, kebakaran hebat berkobar di bawah jalan
layang antarnegara bagian sektor 78 di New Jersey. Panas yang hebat
membuat sebagian jalan bebas hambatan tersebut melengkung sehingga
jalan arteri East Coast harus ditutup. Gubernur menyatakan bahwa ini
adalah musibah transportasi terburuk selama beberapa tahun itu.
Penyelidikan mengungkapkan suatu masalah yang sudah lama ada.
Ternyata api berkobar dari pembuangan sampah yang menjadi tempat
penumpukan puing-puing bangunan selama bertahun-tahun. Pemilik
tempat pembuangan sampah itu dituduh telah melakukan konspirasi
bernilai jutaan dolar dengan mengizinkan tempat itu menjadi tempat
penampungan ilegal puing-puing bangunan. Namun, permohonan banding
ke pengadilan federal dan negara bagian telah menyulitkan New Jersey
membersihkan daerah itu. Sehari setelah kebakaran, pengadilan negara
bagian akhirnya memerintahkan petugas tempat pembuangan sampah itu
menghentikan pembuangan sampah dan membersihkan daerah tersebut.
Kebakaran itu menggambarkan kisah dasar kehidupan kita. Kebanyakan
permasalahan kita tidak muncul begitu saja, tetapi merupakan hasil
dari rangkaian keputusan yang keliru. Kitab 2 Tawarikh 36
menjelaskannya dan mengingatkan kita bahwa Allah tidak mengizinkan
anak-anak-Nya terus berdosa. Walaupun Dia panjang sabar, tetapi
kesabaran-Nya ada batasnya. Jika kita tidak memperbaiki kesalahan,
maka Dia pasti akan mendisiplinkan diri kita.
Marilah kita bersihkan sampah-sampah kehidupan kita hari ini —Mart
De Haan
DOSA YANG MEMBAWA MAUT TIDAK MENGHAMPIRI KITA DENGAN TIBA-TIBA
TETAPI SECARA PERLAHAN-LAHAN
|