Bacaan : Mazmur 3
Membayangkan diri kita dikelilingi oleh ikan hiu, pastilah cukup
menakutkan. Saya sering memancing di Teluk Meksiko, membaca banyak
artikel tentang gigi hiu yang runcing, dan menonton banyak film
mengenai serangan ikan hiu, sehingga saya mengetahui betapa
berbahayanya mereka. Tetapi saya juga pernah dikelilingi oleh ikan
hiu, dan tetap merasa aman.
Sea World di Florida mempunyai ruang pameran bawah laut yang
memungkinkan Anda berada dalam satu ruangan dengan banyak hiu yang
beratnya ribuan kilo. Sebuah lorong dari kaca bening memungkinkan
Anda berjalan di tengah akuarium yang berisi banyak ikan hiu itu.
Wisata di sana akan membuat Anda mengenali dunia hewan pemangsa ini,
dan merasakan kehadiran serta kekuatan mereka, tetapi tetap
terlindung dari serangan mereka.
Daud mempunyai pengalaman berada “di kedalaman laut” dan dikelilingi
para pemangsa. Sebagai seorang yang berkenan di hati Allah (1 Samuel
13:14), ia telah belajar menjadikan Tuhan sebagai pelindungnya.
Apakah rahasianya? Daud membawa semua ketakutannya di hadapan Allah
(Mazmur 3:2). Ia tidak menghiraukan perkataan orang-orang yang
mengatakan bahwa Allah tidak akan menolongnya (ayat 3). Bahkan ia
belajar untuk tidur (ayat 6), dan percaya bahwa tidak ada sesuatu
pun dapat menyentuhnya tanpa seizin Tuhan. Daud menemukan
perlindungan di dalam Allah (ayat 9).
Bapa, berikanlah kami kepercayaan yang sama. Ajari kami untuk
memercayai Engkau sebagai perisai dan pelindung kami —Mart De Haan
AMAN TIDAK BERARTI TAK ADA BAHAYA
TETAPI HADIRNYA ALLAH
|