Bacaan : Markus 3:13-19
Tujuh orang terpilih untuk menjadi astronot pertama ketika Amerika
Serikat meluncurkan program luar angkasa pada tahun 1958.
Bayangkanlah kegembiraan yang dialami Scott Carpenter, Gordon
Cooper, John Glenn, Gus Grissom, Walter Schirra, Alan Shepard, and
Deke Slayton karena terpilih untuk pergi ke tempat yang belum pernah
didatangi seorang manusia pun.
Namun, sebagai astronot mereka tahu bahwa mereka akan menghadapi
berbagai bahaya, tantangan, dan cobaan yang tak terduga. Setiap
astronot tersebut menyadari bahwa kebanggaan yang mereka rasakan
sebagai orang yang terpilih sedang dihadapkan dengan rasa takut
untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Bayangkanlah kelompok lain yang dipilih untuk suatu tugas penting:
12 rasul Yesus yang suatu hari dipilih Yesus di sisi bukit dekat
Danau Galilea. Orang-orang ini meninggalkan pekerjaan dan keluarga
mereka untuk membaktikan diri kepada guru baru mereka yang radikal.
Mereka tidak mengetahui tantangan politik, agama, dan keuangan yang
akan mereka hadapi. Walaupun demikian, mereka tetap mengikuti Yesus.
Yesus meminta hal yang sama dari umat-Nya saat ini. Dia meminta
setiap kita untuk mengikuti-Nya, mengasihi-Nya, menaati-Nya, dan
memberitakan tentang Dia kepada semua orang. Seperti para rasul,
kita juga tidak mengetahui akibat dari komitmen kita kepada Yesus.
Tuhan, tolonglah kami untuk mengikuti-Mu dengan setia dan
memercayakan seluruh masa depan kami kepada-Mu —Dave Branon
MENGIKUTI YESUS SELALU BENAR
TETAPI TIDAK SELALU MUDAH
|