Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > PULANG SEBELUM GELAP
< Juni
2004
>
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Rabu, 30 Juni 2004

Bacaan Setahun : Ayub 17-19; Kisah 10:1-23
Nats : Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir (Kisah Para Rasul 20:24)

PULANG SEBELUM GELAP

Bacaan : Kisah Para Rasul 20:17-25

Orangtua sering berkata kepada anaknya, “Pulanglah sebelum hari gelap!” Di daerah yang belum ada listrik, para pelancong biasanya berusaha mencapai tujuan sebelum matahari tenggelam. “Pulang sebelum hari gelap” berarti perjalanan yang berhasil dan tiba dengan selamat.

Robertson McQuilkin mengatakan ini untuk menyatakan keinginannya untuk setia kepada Tuhan sepanjang perjalanan rohaninya. Doanya ditutup dengan kalimat, “Tuhan, tolong saya agar ‘tiba di rumah sebelum hari gelap’.” Ia menjelaskan demikian, “Saya takut ... bila berhenti sebelum menyelesaikannya atau menyelesaikannya dengan buruk, sehingga saya menodai kemuliaan-Mu, mempermalukan nama-Mu, dan mendukakan hati-Mu yang penuh kasih. Banyak orang menasehati, selesaikanlah dengan baik.”

Perkataan McQuilkin ini menyatakan kerinduan Paulus yang besar ketika ia menghadapi bahaya yang menantinya di Yerusalem: “Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah” (Kisah Para Rasul 20:24).

Ini merupakan firman anugerah dari Allah (ayat 32) yang menguatkan kita untuk terus bertahan dalam iman, karena firman-Nya mengatakan bahwa Dia sanggup menguatkan kita hingga akhir hidup kita. Karena itu, tetaplah berjalan dan percaya sementara kita berdoa: “Karena karunia-Mu, Bapa, dengan kerendahan hati aku mohon Engkau membimbingku tiba di rumah sebelum hari gelap” —David McCasland

PERLOMBAAN HIDUP DIJALANKAN OLEH IMAN
DAN DIMENANGKAN OLEH ANUGERAH

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini