Bacaan : Efesus 4:17-32
Pada tahun 1520, seseorang turun dari kapal milik bangsa Spanyol di
Meksiko dan mengakibatkan kematian ribuan orang. Orang itu adalah
seorang prajurit di bawah pimpinan Pánfilo de Narváez. Ia tidak sadar
kalau dirinya membawa penyakit cacar air. Jadi, ke mana pun ia pergi,
orang itu telah menularkan penyakit baru tersebut kepada penduduk
Meksiko. Dan, wabah cacar air itu mengakibatkan kematian ribuan
penduduk Meksiko.
Satu orang saja mampu membinasakan ribuan penduduk Meksiko. Kontaknya
dengan penduduk Meksiko yang tak disengaja itu menyebabkan malapetaka
yang mengerikan dan menyakitkan. Efek yang mematikan dari penyakit itu
menjalar dari satu orang ke orang lain, dan menulari sebagian besar
penduduk.
Penyebaran penyakit mematikan apa pun sama buruknya dengan penyebaran
penyakit rohani yang terkadang menyerang gereja, yakni penyakit gosip
dan perkataan kotor (Efesus 4:29-32).
Suatu hal yang biasa jika sekelompok jemaat yang bahagia dan sejahtera
menjadi rusak setelah seseorang menyebarkan gosip. Tak lama kemudian
pertikaian pun akan merajalela di antara jemaat yang tadinya bekerja
sama dengan penuh semangat. Dan gereja akan menghabiskan lebih banyak
waktu untuk mengatasi masalah itu daripada untuk melayani.
Sebaiknya kita masing-masing berhati-hati agar tidak menyebarkan
penyakit gosip. Lebih baik kita gunakan perkataan untuk memperkuat dan
memberikan dorongan semangat satu sama lain --Dave Branon
UNTUK MEREDAM GOSIP
JANGANLAH MENERUSKANNYA
|