Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > MENGOREKSI KESALAHAN
< Januari
2003
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Jumat, 10 Januari 2003

Bacaan Setahun : Kejadian 30-32
Nats : [Seorang hamba Tuhan] ... harus ramah terhadap semua orang ... menuntun orang yang suka melawan ... sehingga mereka mengenal kebenaran (2Timotius 2:24,25)

MENGOREKSI KESALAHAN

Bacaan : 2Timotius 2:22-26

Tiga pemuda yang berpakaian rapi datang ke rumah saya. Saya segera tahu bahwa mereka bukan wiraniaga yang hendak menjual pengisap debu. Mereka ingin menjadikan saya penganut agama mereka.

Saya terlibat dalam perbincangan yang sopan dengan mereka. Saya menghargai dedikasi mereka untuk tetap bekerja di hari yang gerah di musim panas itu. Kemudian saya berkata, "Saya tahu kalian akan memberi saya beberapa bacaan, tetapi tolong izinkan saya juga memberikan sesuatu kepada kalian." Lalu saya masuk dan mengambil beberapa majalah yang berisi penjabaran Injil yang jelas.

Mereka berkata ingin memberi saya sebuah buku yang berisi dasar kepercayaan mereka. Saya mengatakan bahwa saya sudah mempunyai buku itu dan telah membaca sebagian. Ketika mereka menanyakan pendapat saya tentang buku itu, saya memberi tahu mereka tentang perbedaan antara buku itu dengan Alkitab, dan mengapa saya menganggap buku itu mengandung kesalahan. Tidak ada perbantahan, hanya perbincangan yang hangat tentang yang benar dan yang salah.

Manakala berhadapan dengan orang yang menyimpangkan atau mengingkari doktrin-doktrin Alkitab, kita harus tahu apa yang diajarkan Alkitab. Sebagaimana dinyatakan oleh Rasul Paulus, kita harus mengoreksi dengan lemah lembut mereka yang ada dalam kesalahan "sehingga mereka mengenal kebenaran" dan "menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis" (2 Timotius 2:25,26). Akhirnya, tujuan kita haruslah untuk menolong orang menemukan kebenaran, bukan memenangkan perdebatan --Dave Branon

UNTUK MENUNJUKKAN KESALAHAN
TUNJUKKAN HAL ITU DALAM TERANG KEBENARAN ALLAH
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini