Bacaan : Roma 5:1-11
Semasa menjabat sebagai walikota New York City, Fiorello La Guardia
kadang kala bertindak sebagai hakim dalam pengadilan malam. Dalam
suatu kasus, seorang pria dinyatakan bersalah karena mencuri sekerat
roti. Ia mohon ampun karena telah mencuri untuk memberi makan
keluarganya yang kelaparan. "Hukum adalah hukum," tegas La Guardia.
"Karena itu saya harus mendenda Anda 10 dolar." Ketika pria itu dengan
sedih mengaku tak punya uang, sang hakim mengeluarkan 10 dolar dari
dompetnya dan membayarkan denda itu. Lalu ia juga meminta agar setiap
orang dalam ruang pengadilan itu menyumbang 50 sen untuk membantu pria
itu.
Inti dari Injil adalah salib Yesus Kristus. Pesannya sangat jelas
sehingga anak kecil pun dapat memahaminya: Yesus mengambil alih tempat
saya dan mati menggantikan saya. Namun kebenarannya demikian agung
sehingga orang paling bijak pun tak dapat menangkap maknanya secara
utuh. Alkitab berkata, "Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk
segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar,
supaya Ia membawa kita kepada Allah" (1 Petrus 3:18). Alkitab juga
berkata: "Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita
orang-orang durhaka" (Roma 5:6).
Saat membaca tentang belas kasih hakim di atas, kita dapat melihat
gambaran belas kasih Allah yang tak terukur. Tuntutan hukum terpenuhi.
Dan hakim itu sendiri yang membayar denda. Orang yang melanggar hukum
dibebaskan, bahkan dianugerahi karunia yang sesungguhnya tak layak ia
terima. Sungguh suatu gambaran yang indah tentang Juruselamat kita!
--Vernon Grounds
AGAR KRISTUS MENJADI HAKIM ANDA
JADIKANLAH DIA JURUSELAMAT ANDA
|