Bacaan : Kisah Para Rasul 17:22-31
Yesus Kristus adalah Pribadi yang tidak dapat dihindari oleh
siapa pun. Kita harus memilih; menerima-Nya sebagai Juruselamat
yang terkasih saat ini juga, atau berdiri di hadapan-Nya dalam
kehidupan yang akan datang saat Dia menjadi Hakim yang kekal atas
hidup kita.
Dalam buku Gray and Adams Commentary terdapat sebuah cerita
yang mengisahkan tentang seorang dokter yang "menaruh perhatian
besar pada hal-hal keagamaan, tetapi dengan tujuan untuk merendahkan karakter dan martabat Kristus." Ia memandang sang Juruselamat dengan begitu hina sehingga setiap kali berbicara tentang
Yesus, ia selalu menyebut-Nya "anak tukang kayu."
Suatu kali dokter ini sakit parah. Saat menjelang kematiannya, ia merasa sangat gelisah. Ia berkata kepada orang yang
merawatnya, "Saya akan mati, dan yang paling merisaukan adalah
saya pasti dihakimi oleh si anak tukang kayu itu!"
Seperti halnya dokter itu, semua orang yang menolak Kristus
juga menghadapi masa depan yang mengerikan. Namun bila pada saat-saat terakhirnya ia mau mempercayai Yesus sebagai Juruselamat,
maka ia akan mendapatkan damai sejahtera dan menerima keselamatan
yang kekal.
Bagaimana sikap Anda terhadap Kristus? Ingat, "anak tukang
kayu" itu adalah Anak Allah, "Firman yang menjadi manusia."
Percayalah kepada-Nya hari ini juga! Dan, yakinlah bahwa Anda
akan menerima berkat keselamatan--bukan penghukuman (Yohanes
3:17) --RWD
What will you do with Jesus?
Neutral you cannot be;
Someday your heart will be asking,
"What will He do with me?" --Simpson
SETIAP ORANG HARUS MEMILIH--KRISTUS ATAU PENGHUKUMAN
|