Bacaan : Mazmur 8
Seberapa besarkah alam semesta ini? Jika Anda bertanya
kepada seorang astronom, ia akan berkata bahwa alam semesta ini
terdiri dari bertriliun-triliun bintang, dan bahwa galaksi yang
terjauh berjarak miliaran tahun cahaya. Sesungguhnya, bukan hanya
ribuan, jutaan, atau bahkan miliaran bintang, melainkan triliunan
bintang tersebar di angkasa raya!
Gambaran yang sulit dimengerti itu membuat beberapa orang
menyimpulkan bahwa manusia tidak mungkin mempercayai Alkitab,
karena bumi dan manusia tampak sangat kecil di alam semesta ini.
Namun pandangan yang menimbulkan keraguan ini tidak perlu menggoyahkan iman kita. Sebaliknya, hal ini dapat membuat kita bertambah kagum saat kita merenungkan anugerah Tuhan. Sebagai contoh,
kekaguman penulis Mazmur 8 pada penciptaan yang dilakukan Allah
dan kecilnya manusia, membuat ia memuji kebesaran dan pemeliharaan Allah bagi kita.
Bila kita renungkan, alangkah luar biasanya Allah. Dia yang
menciptakan dan memelihara alam semesta yang luas ini memberikan
kasih penebusan-Nya kepada ciptaan yang kecil seperti
kita--ciptaan yang berdosa! Dia menghargai kita secara pribadi
seolah-olah kita adalah satu-satunya obyek perhatian Bapa-Nya.
Sungguh menakjubkan, seperti kata Paulus dalam kesaksiannya,
Kristus "mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku"
(Galatia 2:20).
Kiranya penemuan astronom itu tidak akan menggoyahkan iman
kita, melainkan justru memenuhi hati kita dengan kekaguman.
Luasnya ciptaan Allah dapat mengingatkan kita akan luasnya kasih
Allah --VCG
The God who made the firmament,
Who made the deepest sea,
The God who put the stars in place
Is the God who cares for me. --Berg
DALAM PENCIPTAAN KITA MELIHAT TANGAN TUHAN
DALAM PENEBUSAN KITA MELIHAT HATI-NYA
|