Bacaan : Mazmur 13
William Cowper, seorang penyair sekaligus penulis himne atau
nyanyian pujian asal Inggris dari abad ke-19, bergumul melawan
penyakit depresi kambuhan sepanjang hidupnya. Mungkin karena
itulah nyanyian pujian yang ditulisnya sampai sekarang masih
selalu menyentuh hati kita, terutama saat kehidupan kita sedang
bergolak dan kita berupaya keras untuk tetap beriman kepada
Allah.
Salah satu himnenya yang paling terkenal, God Moves in A
Mysterious Way (Allah Bekerja Dengan Cara yang Misterius), berisi
kata-kata yang menguatkan: "Hai orang-orang kudus yang gentar,
bangkitlah dengan semangat baru; Sehingga awan gelap yang
menakutkanmu, Menjadi gumpalan belas kasihan yang sarat dengan
berkat." Kita sering berpikir bahwa nyanyian kemenangan tentang
iman selalu ditulis oleh orang-orang yang telah berhasil
mengatasi pergumulannya. Namun, kitab Mazmur justru mengingatkan
kita bahwa ratapan yang berkata "Berapa lama lagi, TUHAN,
Kaulupakan aku terus menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan
wajah-Mu terhadap aku?" kadangkala muncul bersamaan dengan
ungkapan: "Hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau
menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku"
(Mazmur 13:2,6).
Dalam setiap pergumulan--mental, fisik, emosi, dan
rohani--kita ditantang untuk beranjak dari kekuatiran yang
mencekam kepada keyakinan bahwa Allah telah mengatasinya. Ini
tidak mudah, tetapi Cowper selalu mendapati bahwa Allah lebih
hebat dari yang ia bayangkan.
Adakah Anda menghadapi hari yang kelabu hari ini?
Teguhkanlah hati Anda, pujian tertinggi Anda bagi Allah dapat
dinyanyikan bahkan di hari-hari yang paling suram sekalipun --DCM
PUJIAN YANG TERTINGGI SERINGKALI BERASAL DARI
KESULITAN YANG TERBESAR
|