Bacaan : Lukas 18:1-8
Ada beberapa hal yang seharusnya kita kerjakan, tetapi
seringkali kita tidak menyediakan waktu untuk mengerjakannya,
misalnya:
* Menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran kita.
* Mengganti oli dan saringan mobil.
* Memeriksakan kesehatan.
* Berdoa.
Ya, benar, berdoa! Yesus berkata bahwa kita "harus selalu
berdoa dengan tidak jemu-jemu" (Lukas 18:1). Rasul Paulus juga
mendesak orang-orang percaya untuk tetap berdoa (1Tesalonika
5:17).
Kita tahu bahwa hidup kita akan menjadi lebih kuat dan
bersemangat, serta lebih siap menghadapi tantangan hidup bila
kita mau berkomunikasi dengan Allah. Namun seringkali kita tidak
menyediakan waktu untuk itu, dan akibatnya kita merasa kering dan
lemah secara rohani.
Dalam bukunya yang berjudul Prayer: A Holy Occupation (Doa:
Aktivitas yang Kudus), Oswald Chambers menulis, "Kita dapat
menunda waktu yang seharusnya kita gunakan untuk bersekutu dengan
Allah bila kita mengingat hal-hal lain yang ingin kita kerjakan
lalu kita berkata, \'Saya tidak sempat.\' Tentu saja Anda tidak
sempat! Ambillah waktu, tahanlah keinginan-keinginan yang lain
dan gunakan waktu itu untuk menyadari bahwa sumber kekuatan dalam
hidup Anda adalah Tuhan Yesus Kristus dan penebusan-Nya."
Jika kita lupa menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran,
menyervis mobil, atau memeriksakan kesehatan, kita dapat mendapat
masalah yang serius. Apalagi jika kita mengabaikan doa, kita akan
kehilangan kekuatan rohani kita.
Biarlah kita tidak punya waktu untuk tidak berdoa --DCE
JIKA KITA MERASA TERLALU SIBUK UNTUK BERDOA
KITA AKAN BENAR-BENAR TIDAK DAPAT MENYEDIAKAN WAKTU UNTUK ITU
|