Bacaan : Mazmur 51:3-12
Seorang pemain bisbol profesional dikeluarkan dari timnya
ketika sang pelatih mendapati bahwa ia kecanduan kokain. Kepada
para wartawan pemain bisbol itu berkata bahwa penyalahgunaan
obat-obatan itu sebenarnya bukan kesalahannya, karena ia mengidap
penyakit ketergantungan terhadap bahan kimia.
Hal ini dapat dimengerti, meskipun tidak begitu tepat.
Sebagian orang mungkin memang memiliki kelainan genetis sebagai
penyebab kecanduan, tetapi kita tidak menyelesaikan masalah bila
tidak mau bertanggung jawab atas pilihan-pilihan yang kita buat.
Memang lebih mudah berkata, "Saya sakit," daripada berkata, "Saya
salah."
Itulah masalahnya. Apa yang tampak sebagai jalan keluar yang
paling mudah pada akhirnya dapat membawa kita pada situasi yang
buruk. Bila kita tidak mengakui bahwa sebuah masalah berakar pada
pilihan berdosa yang kita buat, kita tidak akan pernah menikmati
pemulihan yang dapat kita peroleh lewat pengampunan. Di lain
pihak, bila kita bersedia mengakui bahwa kita salah, bahwa kita
berdosa, maka kita akan beroleh pengampunan dari Allah dan dari
orang lain. Dengan mengakui bahwa kita telah gagal, maka kita
akan memperoleh pelepasan rohani yang hanya dapat diberikan oleh
Allah, dan inilah yang terpenting dari pemulihan kita.
Janganlah kita menghalangi proses pemulihan dengan hanya
melihat sisi fisik dari dosa. Kita juga harus melihat sisi
rohaninya. Tidak seharusnya kita bersikap terlalu longgar pada
diri sendiri. Jika kita tidak menyebut dosa sebagai "dosa", kita
tidak akan pernah mengalami jamahan Allah yang memulihkan
--MRDII
Jesus died to pay sin\'s debt,
Forgiveness to bestow;
But if we try to make excuse,
His grace we\'ll never know. --DJD
JIKA ANDA MEMBUAT-BUAT ALASAN ATAS DOSA ANDA
DOSA ANDA TIDAK AKAN DIAMPUNI
|