Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > KETIKA YANG BAIK MENJADI BURUK
< Juli
1999
>
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Selasa, 6 Juli 1999

Bacaan Setahun : 2Raja18-19
Nats : Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN... menghancur-kan ular tembaga (2Raja18:3-4)

KETIKA YANG BAIK MENJADI BURUK

Bacaan : 2Raja18:1-8

Seringkali orang mengubah sesuatu yang baik menjadi buruk. Hal itu bahkan terjadi di dalam gereja. Mungkin pada mulanya seseorang hidup sesuai dengan pengajaran Allah tetapi kemudian ia membiarkan suatu kuasa atau ketakutan mengubahnya menjadi sumber masalah. Mungkin sebuah program gereja pada mulanya memiliki maksud baik tetapi kemudian menyimpang akibat adanya kecemburuan, kemarahan, atau sikap kurang bijaksana dari orang-orang yang melaksanakan program tersebut. Ketika hal-hal itu terjadi, dibutuhkan seseorang yang memiliki hati yang tertuju kepada Allah, keberanian yang berdasar pada keyakinan, dan hikmat dari Roh Kudus untuk menghadapi masalah itu.

Bangsa Yehuda mendapati bahwa hal itu sungguh benar. Bagi mereka, hal baik yang menjadi buruk itu adalah ular tembaga yang dibuat Musa bertahun-tahun sebelumnya untuk menolong bangsanya dalam perjalanan keluar dari Mesir. Pada saat itu, ular tersebut melambangkan kuasa penyembuhan Allah yang diberikan kepada mereka yang memandangnya (Bilangan 21:5-9).

Namun pada zaman raja Hizkia, ular tembaga itu dijadikan objek penyembahan. Karena itu, Hizkia membutuhkan keberanian, hikmat, dan pemahaman yang benar akan kuasa Allah sehingga ia dapat memerintahkan agar ular tembaga itu dihancurkan dan mengembalikan ibadah yang benar (2Raja18:4).

Tatkala sesuatu yang baik menjadi buruk, dibutuhkan orang yang kuat secara rohani untuk mengatasi masalah itu. Dengan pertolongan Allah, maukah Anda menjadi orang seperti itu? --JDB


THINKING IT OVER
How are we to deal with sin in the lives of other Christians? (Mt.18:15-17).
What should be our attitude as we confront people who need to repent? (Gal.6:1).

BILA KITA TIDAK MENGUNGKAP DOSA
BERARTI KITA MENDUKUNG TERJADINYA DOSA
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini