Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > MENGAGUMKAN, BUKAN MENAKUTKAN
< Juli
1999
>
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Minggu, 11 Juli 1999

Bacaan Setahun : Yesaya 13-15
Nats : Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut!..." (Wahyu 1:17)

MENGAGUMKAN, BUKAN MENAKUTKAN

Bacaan : Wahyu 1:9-18

Saat saya masih seorang prajurit pemula dalam korps medis Angkatan Darat, saya diberitahu bahwa sang kolonel ingin bertemu dengan saya. Saya menjadi sangat gelisah karena saya belum pernah berbicara dengan perwira berpangkat tinggi. Saya bertanya-tanya mengapa ia ingin berbicara dengan saya dan berharap semoga saya dapat bersikap tenang di hadapannya.

Namun, sebuah pertemuan yang jauh lebih mengagumkan sedang menanti saya. Suatu hari kelak saya akan berdiri di hadirat Kristus saat Dia mengevaluasi hidup saya (2Korintus 5:10). Kesadaran bahwa "tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab" (Ibrani 4:13) menambah kegelisahan saya.

Saya juga merasa takut saat merenungkan respon Yohanes yang melihat Yesus dalam segala kemuliaan-Nya yang menyilaukan. "Tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati" (Wahyu 1:17). Namun kemudian saya juga teringat apa yang dikatakan Tuhan kepadanya. Dia yang mati di kayu salib dan bangkit dari kubur itu menumpangkan tangan ke atas hamba-Nya yang sedang tercengang dan dengan lembut berkata, "Jangan takut."

Kata-kata itu sungguh menghiburkan mereka yang percaya kepada Yesus. Dia mati menggantikan kita sehingga kita dapat diampuni. Dengan bangkit dari kematian, Dia mematahkan kuasa maut atas kita sehingga kita pun bebas untuk melayani Dia.

Pengharapan untuk bertemu Yesus sungguh mengagumkan. Dan, terpujilah Allah karena hal itu tak perlu ditakutkan --HVL


To see the face of Christ my Lord!
Oh, dear assurance of His Word
That He for me prepares a place
Where someday I shall see His face. --Chisholm

JIKA ANDA MENGENAL YESUS SEBAGAI JURUSELAMAT
TAK ADA ALASAN BAGI ANDA UNTUK TAKUT SAAT DIA MENJADI HAKIM
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini