Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > GELAP GULITA
< Februari
2010
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28            


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Jumat, 26 Februari 2010

Bacaan Setahun : Bilangan 15-16; Markus 6:1-29
Nats : Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu (Mazmur 13:6)

GELAP GULITA

Bacaan : Mazmur 13:1-6

Saya suka tidur dalam keadaan gelap gulita. Lampu kamar saya matikan, jendela saya tutup dengan tirai, sehingga tidak ada cahaya masuk sama sekali. Namun, meski mata saya hampir tidak bisa melihat apa-apa saat itu, jarang sekali saya tersandung sesuatu ketika berjalan di situ. Sebab saya sudah hafal seluk-beluk kamar saya. Memori inilah yang menjadi penerang bagi saya dalam kegelapan kamar tersebut.

Hidup manusia juga kadang terasa gelap gulita, seperti yang dialami oleh Daud dalam perikop Alkitab hari ini. Jiwanya terancam. Hari-harinya dilalui dengan berat dan penuh kekhawatiran. Ia berdoa, tetapi Tuhan diam, menyembunyikan wajah-Nya. Dalam situasi demikian, Daud mengingat kasih setia Tuhan. Berdasarkan pengenalannya akan Tuhan, Daud yakin bahwa Tuhan tetap setia, bahkan ketika Dia tampak bungkam. Keyakinan ini memampukannya untuk terus melangkah dalam kegelapan hidupnya. Terang itu datang bukan dari luar, tetapi dari dalam.

Sama seperti Daud, hidup kita terkadang juga terasa begitu berat, bahkan gelap. Berbagai masalah dan kesedihan menekan hidup kita. Sementara Tuhan, seakan-akan diam saja. Dalam situasi yang demikian, sama seperti Daud, yang bisa kita lakukan adalah meyakini saja kasih setia Tuhan. Ingatlah hal-hal di masa lalu ketika kita mampu melihat kasih setia Tuhan secara nyata. Berdasarkan memori tersebut, yakinkan diri kita bahwa sama seperti waktu itu, saat ini pun Tuhan tetap setia. Kesetiaan-Nya ini cukup untuk menjadi sinar yang memampukan kita melewati masa-masa gelap dalam hidup kita --ALS

JIKA ANDA TIDAK DAPAT MERABA TANGAN-NYA

PERCAYAILAH HATI-NYA --Babbie Mason
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran