Bacaan : 1Tesalonika 4:13-5:11
Dalam film seri Flash Forward dikisahkan bahwa suatu hari semua orang
di dunia pingsan pada saat yang bersamaan, lalu melihat masa depan.
Respons setiap orang terhadap peristiwa itu berbeda-beda, sangat
tergantung pada apa yang mereka lihat dalam penglihatan tersebut.
Namun yang pasti, sejak hari itu hidup semua orang berubah. Orientasi
hidup mereka bukan lagi semata-mata pada apa yang sedang terjadi saat
ini, melainkan pada apa yang akan terjadi di masa yang mendatang.
Kita pun sebetulnya adalah orang-orang yang sudah tahu mengenai masa
depan. Kita sudah tahu bahwa dunia yang sekarang ini akan berakhir
ketika Yesus datang kembali. Dan bahwa kita akhirnya akan bertemu
langsung dengan Tuhan Yesus dan hidup bersama-Nya dalam kemuliaan
kekal.
Karena itu, hidup kita pun seharusnya diubahkan oleh pengetahuan ini.
Tantangannya, kita tidak tahu kapan hal-hal tersebut akan terjadi.
Sehingga, ada kalanya kita lupa akan masa depan yang sedang kita
nantikan. Atau, bahkan kita menjadi ragu bahwa masa depan tersebut
akan benar-benar terjadi.
Paulus meyakinkan kita, bahwa itu semua sungguh-sungguh akan terjadi.
Maka, ia menasihati kita untuk terus berjaga-jaga, bersiap menyambut
Dia dengan menjalani hidup yang sepadan dengan pengharapan tersebut
(ayat 6,8). Yakni hidup yang penuh pengharapan karena kita tahu masa
depan kita sangat indah bersama Allah. Juga hidup yang menyenangkan
Tuhan, yang tidak egois, karena kita tahu bahwa hidup yang sekarang
ini, suatu saat akan berakhir--ALS
KEYAKINAN KITA AKAN MASA DEPAN DALAM TUHAN YESUS
MEMBENTUK CARA KITA MENJALANI HIDUP PADA SAAT INI
|