Bacaan : Yeremia 29:7;
Krisis demi krisis yang silih berganti terjadi di Indonesia
menorehkan banyak luka atas negeri ini. Kerusuhan, perang saudara,
pemisahan daerah dari wilayah Indonesia rasanya telah melukai banyak
hati rakyat di negeri ini. Secara khusus, orang kristiani juga
mengalami luka hati, kekecewaan. Kecewa karena sebagian aparat
pemerintah tak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kecewa
karena para pemimpin tidak bisa menjadi teladan, termasuk
pemimpin-pemimpin rohani. Kecewa karena gereja yang tidak bisa
menjadi jawaban bagi dunia, dan sebagainya.
Namun, sesungguhnya jika anak-anak Tuhan terus menyimpan luka hati
seperti itu, kita tidak dapat memulihkan Indonesia yang sedang
terluka. Bukankah orang sakit tidak dapat menyembuhkan orang sakit?
Jika kita mengasihi Indonesia dan mau berdoa untuk bangsa ini, yang
pertama-tama harus kita lakukan adalah memulihkan dan mengubah sikap
diri sendiri. Perenungan atas ayat 2 Tawarikh 7:14 mengurai
langkah-langkahnya, "... dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku di-sebut,
merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari
jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari surga dan
mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." Inilah yang
Allah kehendaki dari kita, yang seharusnya menjadi para pendoa bagi
bangsa ini.
Hari ini, mari kita melihat kembali ke dalam diri. Mari kita
melepaskan segala sakit hati, bertobat, dan mencari wajah Tuhan
dengan sungguh hati, sehingga Allah akan mendengar doa kita yang
memohon pemulihan bagi negeri ini -PK
BANGSA INI TAK MEMERLUKAN LEBIH BANYAK PENGKRITIK
TETAPI LEBIH BANYAK PENDOA YANG SETIA
|