Bacaan : Yesaya 43:1-7
Relakah Anda mengeluarkan uang ratusan juta atau menulis cek
bernilai jutaan untuk sebuah barang yang tidak berharga? Tentu
tidak! Kita bersedia membayar mahal hanya untuk sesuatu yang kita
anggap berharga dan bernilai.
Demikian juga ketika Allah meninggalkan takhta kemuliaan-Nya di
surga, turun dan mengambil rupa seorang hamba, serta mati disalib
untuk menebus manusia dari dosa. Bukankah ini sebuah harga yang
begitu mahal? Lalu, apakah mungkin Allah mau menebus sesuatu yang
tidak berarti dengan harga mahal? Tentu tidak! Jika Allah
mengurbankan Anak-Nya yang tunggal dan sangat berarti bagi-Nya untuk
sesuatu yang tidak berharga, tentu ini sebuah kekonyolan besar!
Mengapa Allah melakukan semua itu demi kita? Sekarang kita memiliki
jawaban pasti: karena kita berharga di mata-Nya! Bacaan hari ini
memuat beberapa ungkapan tentang betapa berharganya kita sebagai
kepunyaan-Nya (ayat 1,3,4). Itu sebabnya Allah mau mengurbankan
segala sesuatu untuk menyelamatkan kita. Dia mengejar, mencari,
melongok ke tempat gelap untuk mencari manusia yang terhilang.
Biarlah pengertian ini memupus semua cara pandang yang salah tentang
diri sendiri. Selama ini mungkin kita merasa tidak berarti dan tidak
berharga. Mungkin kita memiliki latar belakang dan masa lalu yang
suram. Jangan biarkan hal ini merasuk dan merusak diri kita. Jangan
mudah memercayai apa yang dikatakan orang lain atau diri sendiri
mengenai diri Anda, tetapi percayalah pada apa yang dikatakan Tuhan
tentang diri kita, "Engkau berharga di mata-Ku" (Yesaya 43:4) -PK
TUHAN BERKURBAN DENGAN HARGA MAHAL
UNTUK SESUATU YANG SUNGGUH BERARTI
|