Bacaan : Yohanes 20:19-23
Takut. Patah semangat. Masa depan suram. Itulah gambaran perasaan
kesebelas murid Yesus pada hari Paskah. Tak seorang pun bergembira.
Tak satu pun percaya bahwa Yesus sudah bangkit. Itu tak masuk akal,
seperti dongeng-indah didengar, namun tak nyata. Tak heran, malam
itu mereka merasa harus berjuang sendiri. Bersembunyi di balik pintu
yang terkunci, karena takut pada semua orang. Maklum, penduduk sudah
mengenali mereka sebagai antek-antek Yesus. Setelah Yesus dihukum
mati, pasti selanjutnya giliran mereka dihabisi.
Namun, semua berubah saat Yesus tiba-tiba menampakkan diri. Dengan
mata kepala sendiri, mereka melihat Tuhan! Apa akibatnya? Spontan
ketakutan lenyap, diganti dengan sukacita dan damai! Semangat yang
patah kembali pulih, karena kebangkitan Yesus membuktikan bahwa
semua ajaran-Nya benar. Bahwa semua janji-Nya tergenapi. Bahwa
mereka mengikuti Allah yang benar dan berada di jalan yang benar.
Jika Yesus hidup, bukankah itu berarti Dia akan menemani mereka
sampai kapan pun dan di mana pun? Mereka tidak perlu lagi berjalan
sendiri!
Memang kita belum penah melihat Yesus muka dengan muka, seperti para
murid. Namun, bukankah kehadiran-Nya nyata? Bukankah kita telah
berkali-kali mengalami pertolongan-Nya? Persoalan hidup sering
membuat kita mengunci diri dan gagal menyadari kehadiran Tuhan. Di
hari Paskah ini, mari kita bangkit! Jangan biarkan ketakutan
menguasai kita. Patahkan gembok keputusasaan. Ayo melangkah keluar
dari balik pintu yang terkunci. Lihat, kita tidak sendirian. Yesus
hidup. Dia hadir dan siap mendampingi kita menuju masa depan! -JTI
KETIKA SANG TERANG DATANG
SEKETIKA KEGELAPAN AKAN HILANG
|