Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > TETAP SETIA
< Januari
2001
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Minggu, 14 Januari 2001

Bacaan Setahun : Kejadian 43-46
Nats : Damai sejahtera Allah . akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus (Filipi 4:7)

TETAP SETIA

Bacaan : Mazmur 88

Seorang pengarang bernama Samuel Johnson, yang hidup pada abad ke-18, dikenal karena kecerdasan, kepekaan, dan pengetahuannya yang sangat luas. Namun ia mengalami kesepian yang membuatnya depresi. Oleh karenanya, ia sering mengajak orang miskin dan para tunawisma ke rumahnya supaya ia selalu dikelilingi manusia. Ia juga mengaku sangat takut pada kematian.

Bagaimanapun juga, dalam sebuah artikel di Encyclopedia Britannica tertulis tentang "semangat hidup Johnson." Artikel ini memandang Johnson sebagai seorang "moralis Kristen" yang sangat meyakini realitas dosa dan penebusan yang dikaruniakan melalui iman dalam Yesus Kristus. Selain itu, di sana juga dikatakan bahwa "imannya telah menang," karena ketika mengetahui bahwa dirinya di ambang kematian "ia menolak untuk minum obat penenang karena ia telah berdoa dan akan menyerahkan jiwanya kepada Allah tanpa ragu." Artikel tersebut menyimpulkan, "Jarang sekali ada manusia yang meninggalkan teladan yang sangat baik seperti Samuel Johnson."

Saya mengenal banyak orang percaya yang demikian. Sebagian besar orang Kristen mengalami siklus sukacita dan kesedihan yang terus berulang. Tatkala putus asa, mereka mengutip ayat-ayat Alkitab. Namun terkadang mereka hanya mendapat sedikit penghiburan, karena mereka telah mengenal ayat-ayat tersebut. Hanya, mereka tetap setia hidup bagi Allah dan berdoa, sehingga iman mereka pun menang. "Damai sejahtera Allah" memenuhi hati mereka (Filipi 4:7). Ini merupakan kabar baik bagi kita semua, terutama bagi mereka yang sedang mengalami keraguan dan keputusasaan --HVL

TATKALA HIDUP DISELIMUTI OLEH MENDUNG KEPEDIHAN
LIHATLAH TERANG KASIH ALLAH
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini