Bacaan : Mazmur 90
Seorang guru sekolah menengah di Los Angeles menerapkan cara yang
unik dalam merangsang para siswanya untuk berpikir. Dari waktu ke
waktu, ia menulis pesan-pesan singkat di papan tulis yang sama
sekali tidak ada kaitannya dengan pelajaran-pelajaran yang sedang
diajarkan.
Suatu pagi, para siswa melihat angka 25.550 di papan tulis. Seorang
siswa mengangkat tangan dan bertanya mengapa gurunya menuliskan
angka tersebut. Lalu ia menjelaskan bahwa 25.550 merupakan jumlah
hari dalam kehidupan seseorang yang hidup hingga usia 70 tahun. Guru
tersebut berusaha menekankan tentang singkatnya kehidupan dan nilai
dari tiap-tiap hari.
Ketika saya masih muda dan mencoba memandang hari esok, rasanya
waktu bergerak begitu lambat. Sulit untuk membayangkan apa yang
sering dikatakan oleh orang-orang tua bahwa waktu berlalu begitu
cepat sampai-sampai mereka dibuat terheran-heran ke mana perginya
waktu tersebut. Namun setelah saya bertambah dewasa, ternyata
tahun-tahun yang berjalan memang tampak begitu pendek dan cepat
berlalu, terutama bila dikaitkan dengan kekekalan.
Hal ini memperjelas apa yang dikatakan Yakobus tentang kehidupan:
"Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu
lenyap" (Yakobus 4:14). Oleh sebab itu, kita harus menggunakan
setiap kesempatan dalam hidup ini untuk menghormati Allah, melayani
sesama, dan memberitakan tentang Kristus. Mintalah agar Allah
mengajar kita untuk menghitung hari (Mazmur 90:12) hingga kita
beroleh hati yang bijaksana! -RWD
JANGAN HABISKAN WAKTU DENGAN SIA-SIA
INVESTASIKANLAH WAKTU DENGAN BIJAK
|