Bacaan : 2Korintus 5:1-11
"The Walk of Faith" adalah panggung terbuka yang terbuat
dari kaca tembus pandang di atas puncak menara setinggi 117 meter
di Blackpool, Inggris. Panggung ini dibuat agar orang-orang dapat
membayangkan bagaimana berjalan di udara. Sebuah foto yang
diabadikan fotografer Associated Press memperlihatkan seorang
wanita yang berdiri di ujung panggung transparan itu dengan
tangan mengepal di depan wajahnya. Ia mencoba memberanikan diri
untuk melangkah. Meski sudah diberitahu bahwa panggung itu aman,
ia tetap takut.
Terkadang kita juga merasakan hal yang sama. Suatu masalah
kesehatan yang serius dapat membuat kita mempertanyakan kuasa dan
kehadiran Allah.
Namun sungguh menguatkan bila kita menyimak perkataan Paulus
yang terkenal ini "Hidup kami ini adalah hidup karena percaya,
bukan karena melihat" (2Korintus 5:7), yang muncul tatkala sedang
berbicara tentang "beralih dari tubuh ini untuk menetap pada
Tuhan" (ayat 8). Ia menggunakan gaya bahasa metafora, dengan
menyebut tubuh kita sebagai tempat kediaman duniawi yang akan
binasa. Namun ia juga berkata bahwa kita memiliki tempat kediaman
surgawi yang dibangun oleh Allah. Ia berbicara tentang keluh
kesah dan kelemahan yang kita alami secara duniawi dan kerinduan
kita akan rumah kediaman surgawi. Akhirnya, ia menyimpulkan bahwa
bagaimana pun keadaan yang kita hadapi, biarlah kehidupan kita
baik di dunia maupun di surga menyenangkan hati Tuhan.
Hidup dengan iman dapat terasa menantang dan terkadang
menakutkan. Namun karena Allah Mahakuasa dan Mahahadir, maka kita
dapat melangkah dengan penuh keyakinan hari ini --DCM
The Lord wants us to walk by faith,
Because our eyes can be deceived;
And even though our path may fade,
God\'s Word can always be believed. --Sper
LEBIH BAIK BERJALAN BERSAMA TUHAN DENGAN IMAN
DARIPADA BERJALAN SEORANG DIRI DENGAN PENGLIHATAN SEMATA
|