Bacaan : Yakobus 2:14-20
Tak seorang pun dapat diselamatkan oleh perbuatan baiknya.
Namun, Rasul Yakobus mengajarkan: iman tanpa perbuatan sia-sia
(2:20). Sebagai gambaran, ia menjelaskan bahwa iman saja tak
dapat memberi makan orang yang lapar. Hanya iman yang disertai
perbuatanlah yang berguna (ayat 15-16).
Pesan ini benar-benar tepat! Banyak orang di dunia ini sakit
perut karena kekurangan makanan, sementara sisanya sakit perut
karena terlalu banyak makan.
Tragisnya, kita yang memiliki cukup makanan seringkali
"sakit perut" karena makanan kita terlalu matang, terlalu keras,
terlalu manis, terlalu dingin, atau terlalu lunak. Bahkan kita
mengeluh tentang piring-piring yang menjadi kotor karena dipakai
untuk makan. Sebuah puisi didalam salah satu buku resep saya,
menunjukkan sikap yang sebaliknya. Dalam puisi itu Pauline Davis
menulis:
Terima kasih Tuhan untuk piring-piring kotor, karena di dalamnya
tersimpan kisah.
Sementara insan lain menahan lapar, kami dapat makan dengan
nikmat.
Dengan rumah, kesehatan, dan kebahagiaan, tak patut saya
mengeluh.
Dengan bukti sebanyak ini, sungguh betapa baiknya Allah kepada
kami!
Ya, sudah seharusnya kita selalu bersyukur, karena ucapan
syukur sangat penting bila kita ingin memiliki iman yang disertai
perbuatan. Orang yang tak pernah mengucap syukur jarang
mempedulikan apakah mereka memiliki iman yang disertai perbuatan
atau tidak. Allah pasti rindu untuk membagikan berkat itu kepada
yang lain.
Pastikanlah bahwa iman Anda berguna, tidak sia-sia. Dan
jangan mengabaikan mereka yang membutuhkan, baik secara rohani
maupun jasmani, di seluruh dunia--dan di setiap sudut jalan!
--JEY
IMAN SELALU MENGERJAKAN SESUATU
|