Bacaan : Lukas 23:33-46
Dalam dunia dewasa ini, segala sesuatu bisa terjadi. Karena
itu tidak heran bila ada sebuah kelompok yang menamakan diri Kaum
Ateis Bagi Yesus. Mereka menyatakan percaya akan ajaran moral
Yesus namun tidak percaya pada perkataan-Nya tentang Allah.
Ternyata mereka tidak sendiri. Ada juga orang-orang bukan
ateis yang tak menyadari bahwa mereka tak mungkin menerima ajaran
Yesus tanpa menerima keilahian-Nya.
Berdirilah di kaki salib Yesus, maka satu-satunya kesimpulan
yang akan muncul dalam pikiran adalah: Yesus adalah benar-benar
Tuhan. Perhatikan bagaimana Dia mengampuni mereka yang hendak
mencelakakan-Nya, maka Anda akan sadar bahwa hanya Allah yang
dapat mengampuni dengan kasih karunia seperti itu. Simaklah
bagaimana Dia berbicara tentang harapan kepada penjahat yang
sekarat di samping-Nya. "Hari ini juga engkau akan ada
bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" (Lukas 23:43).
Camkanlah perkataan-Nya di sela ratap tangis pengikut-Nya
manakala Dia melakukan apa yang tak dapat dilakukan manusia:
menyerahkan Roh-Nya kepada Allah Bapa, yang berarti menyerahkan
diri-Nya pada maut (Lukas 23:46; Yohanes 10:17-18).
Ini bukan sekadar kematian seseorang pribadi di bawah
tulisan INRI, yang merendahkan keberadaan-Nya (Lukas 23:38). Dia
menjadi manusia untuk melakukan apa yang dapat dilakukan hanya
oleh Dia sendiri, yakni menjadi Imanuel, Allah beserta kita
(Matius 1:23).
Yesus bukanlah orang biasa yang dikaruniai hikmat. Jangan
menduga-duga lain selain bahwa Dia adalah Allah sang Putra.
Perkataan dan tindakan-Nya di kayu salib membuktikan
keilahian-Nya --JDB
Eternal with the Father; One,
Is Jesus Christ, His own dear Son;
In Him God\'s fullness we can see,
For Jesus Christ is deity. --DJD
YESUS ADALAH ALLAH YANG DAPAT DIJELASKAN
DALAM BAHASA YANG DAPAT KITA PAHAMI
|