Bacaan : Efesus 6:1-9
Seorang ayah yang berpengalaman berkata, "Sebelum menikah,
saya memiliki enam teori tentang membesarkan anak; kini saya
mempunyai enam anak, tanpa teori!"
Bayangan tugas menjadi orangtua terkadang tampak berlebihan.
Untuk mencari petunjuk, kita pergi ke toko buku yang penuh dengan
buku-buku berseri tentang membesarkan anak yang ditulis oleh para
konselor rohani maupun penasihat sekuler. Juga saat membuka
Alkitab untuk mencari petunjuk tertentu, kita akan menemukan
ayat-ayat yang menunjukkan apa yang harus dilakukan dan bagaimana
melakukannya. Kita sering membaca Efesus 6:4 yang berbunyi,
"Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi
didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan."
Kita mungkin mengharapkan lebih banyak perintah dari apa
yang ditunjukkan dalam ayat ini, tetapi sebenarnya Allah telah
memasukkan lebih banyak perintah di dalamnya daripada yang kita
sadari. Jika kita "meresapkan" ayat tersebut ke dalam pikiran dan
memohon agar Allah menolong kita untuk memahami bagaimana
melaksanakannya, kita akan melihatnya sebagai sebungkus larutan
kental yang diencerkan hingga menjadi 2000 liter minuman.
Kapan terakhir kali kita merenungkan tindakan kita yang
memancing amarah anak-anak? Bagaimana kata-kata dan nada suara
kita membuat mereka kecewa? Hal kecil apa yang dapat kita lakukan
hari ini untuk mendorong pertumbuhan rohani mereka?
Dalam Efesus 6:4 terkandung inti dari rencana Allah tentang
bagaimana menjadi orangtua. Karena itu, tak ada salahnya bila
kita mulai mempraktekkannya sejak sekarang --DCM
Your privilege is beyond all price --
Worth more than silver, gold, or fame --
To guide with love and sacrifice,
And write on children\'s hearts God\'s name. --Anon
ORANGTUA YANG SALEH MENJADI PENUNJUK JALAN YANG TERBAIK BAGI ANAK
UNTUK DATANG KEPADA ALLAH
|