Menabur dan menuai tanpa batas

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading

Ringkasan Kotbah di GBI Batu Penjuru Pondok Melati

Tgl. 24 Agustus 2008, IR I

Tema : Menabur dan menuai tanpa batas

Oleh Pdp. Tan Djuniaidi Pramono

Konsep Tuhan adalah sebelum menerima janji selalu ada perintah Tuhan. Kita hidup didunia yang serba terbatas.

Cth, makanan/minuman kaleng selalu ada masa kadaluarsanya

Dokumen,STNK, SIM, Paspor, KTP, dll

Investasi.

Apakah kita bisa menerima tanpa batas( Alkitab memakai kata kelimpahan)?

Kita harus menggunakan konsep Tuhan. Ada satu contoh dibumi tanpa batas yaitu akte kelahiran...mengapa tanpa batas? , karena segala sesuatu yang berasal dari Tuhan pasti tanpa batas, kelahiran/penciptaan berasal dari sorga/Tuhan.

Yohanes 10:10
Tuhan ingin kita punya hidup kelimpahan/tanpa batas. Syaratnya adalah ketika kita ikut Tuhan harus hidup. Tidak ½ hidup atau hidup-hidupan.

Hidup dalahm Firman Tuhan, doa, Roh, iman.

Kalau tidak hidup maka iblis yang datang akan mencuri, membunuh dan membinasakan.

Kelimpahan yang Tuhan berikan bukan berasal dari bumi tetapi apa yang ada dari sorga.

Contoh dalam Markus 10:17-22

Disini Tuhan mengajar / ingin memberikan segala sesuatu yang tak terbatas yaitu harta di sorga.

Ayat 21 ada syarat yang harus dikerjakan yaitu memberi dan akan menerima hal yang tak terbatas.

Amsal 18:16
Terjemahan dari bahasa Inggris dikatakan A man’s gift….pemberian seseorang…dimulai dengan memberi baru ada berkatnya yaitu akan mempunyai ruang dan bertemu dengan orang besar.

Contoh dalam kejadian 26 :1-4

Kelaparan berbicara hal2 yang terbatas, tetapi ishak memakai system sorga dengan memberi/menabur ( ayat 12).

Dan ayat 17-21 terus memberi. Dalam pengkotbah 11 :1-2 berilah tanpa batas.

Ayat 23 dalam pengkotbah ishak bertemu dengan Tuhan sendiri.

Ayat penutup dalam 2 Korintus 9:6-8.

Tuhan berkati.

(djn)

Komentar