Tinggalkan Komentar (
Ibrani

KERTAS DINDING
Submitted by Team i-Humor on Wed, 12/14/2011 - 16:07Sepasang suami-istri muda pindah ke apartemen baru. Mereka ingin mengganti kertas dinding ruang makan mereka. Mereka mendatangi tetangga sebelah yang punya ruang makan sebesar ruang makan mereka.
"Pak, kami ingin mengganti kertas dinding ruang makan kami. Kebetulan ukurannya sama dengan ruang makan Bapak. Bapak membutuhkan berapa gulung kertas, ya?"
"Tujuh," jawab tetangga mereka dengan ramah.
Berdasarkan informasi tersebut, pasangan itu membeli kertas dinding mahal berkualitas bagus dan mulai membenahi dinding ruangan mereka. Setelah menghabiskan gulungan kertas keempat, ternyata dinding ruang makan telah tertutup dengan rapi. Jengkel karena sudah terlanjur membuang-buang uang, mereka mendatangi tetangga itu lagi.
"Kami mengikuti nasihat Bapak, namun mengapa masih tersisa tiga gulung kertas?"
Tetangga itu tampak terkejut dan menjawab, "Oh, kalian mengalaminya juga, ya?"

HAMIL
Submitted by Team i-Humor on Tue, 10/11/2011 - 10:07Pak Guru sedang memberikan pelajaran bahasa di sebuah SD kelas 1.
Guru: "Hary, coba buatlah kalimat yang menggunakan kata 'turun'!"
Hary: "Petugas pemadam kebakaran itu turun menggunakan tangga dengan hamil."
Guru: "Hary, kalimat apa itu? Apa kau tahu artinya 'hamil'?"
Hary: "Ya, Pak. Saya tahu. Hamil artinya membawa seorang bayi kecil."

APA MENGGANGGU HOBIKU?
Submitted by Team i-Humor on Fri, 09/02/2011 - 14:28Seorang dokter baru saja menyelesaikan pemeriksaannya terhadap seorang pasien. Setelah selesai, sang dokter meminta pasien tersebut untuk masuk ke dalam kantornya.
"Silakan duduk, Pak Calvin. Setelah melihat hasil pemeriksaan tadi, saya menyarankan agar Bapak dioperasi sesegera mungkin."
Pak Calvin berpikir sejenak lalu kemudian bertanya, "Sejauh mana operasi ini dapat memengaruhi hobi saya, Dokter?"
"Apa hobi Anda?" tanya dokter.
"Menabung uang!"

SEREAL
Submitted by Team i-Humor on Mon, 07/18/2011 - 17:24Dika disipkan sarapan pagi sereal dengan susu oleh ibunya. Dika yang mempunyai akuarium, berjalan ke arah akuarium dengan segenggam sereal di tangan, berniat memberikan sereal tersebut untuk makanan ikan-ikan di dalam akuarium. Tepat ketika Dika akan memberikan sereal, ibunya masuk ke ruang makan.
"Dika, jangan kamu berikan sereal itu kepada ikan. Nanti ikannya mati semua," tegur ibunya.
Mendadak dengan wajah pucat Dika menjawab, "Lalu, mengapa Ibu berikan sereal ini kepada saya?"

DUA PULUH RIBU
Submitted by Team i-Humor on Wed, 03/30/2011 - 16:55Bogel terkenal sebagai orang yang suka berhutang, suatu ketika dia bertemu dengan Anto, dan terjadilah percakapan demikian:
Bogel: "To, berapa uang kamu sekarang?"
Anto: "Antara 980 ribu dan sejuta."
Bogel: "Wah, banyak amat... aku pinjam 100 ribu ya..."
Anto: "Lho, uangku tinggal 20 ribu kok..."
Bogel: "Katanya tadi antara 980 ribu dan sejuta?"
Anto: "Iya betul. Antara 980 ribu dan sejuta kan artinya hanya 20 ribu."

PIDATO PRESIDEN MENANGGAPI MALAYSIA
Submitted by Team i-Humor on Tue, 11/09/2010 - 16:50Kasus perseteruan antara pihak Indonesia dengan Malaysia semakin memanas saja. Tidak heran jika Presiden pun sampai angkat bicara. Berikut pidato presiden:
"Wahai rakyatku sebangsa dan setanah air... Kita boleh marah kepada Malaysia, tapi jangan membenci Upin & Ipin... kasihan mereka masih kecil...."

TIDAK MAU KE SEKOLAH
Submitted by Team i-Humor on Wed, 08/11/2010 - 09:18Ibu: Edwin, bangun, Nak, sudah siang....
Edwin: Tidak mau, Bu!
Ibu: Kenapa? Kan sekarang sudah waktunya kamu berangkat sekolah!
Edwin: Aku tidak mau sekolah, Bu!
Ibu: Kenapa, Nak?
Edwin: Anak-anak mengata-ngatai aku!, Guru-guru juga suka menjelek-jelekanku!
Ibu: Tapi....
Edwin: Pokoknya aku tidak mau ke sekolah!
Ibu: Edwin, kamu harus berangkat! Kamu kan sudah tua!
Edwin: Tidak mau, tidak mau...!
Ibu: Ayo, Edwin. Ingat kamu sudah 40 tahun!. Lagipula, kamu kan KEPALA SEKOLAH!

BANJIR
Submitted by Team i-Humor on Wed, 11/25/2009 - 16:26Guru: Anak-anak, masih banyak di antara kita yang tidak taat pada peraturan bahwa kita tidak boleh membuang sampah sembarangan. Hasilnya, terjadilah banjir yang menimpa beberapa teman kita, khususnya Doni yang rumahnya berada di pinggir sungai. Oh ya Don, apa yang kamu lakukan waktu banjir? Pasti kamu kerepotan membantu orang tuamu, bukan?
Doni: Enggak, Bu. Saya belajar berenang!

KERAMAS TANPA BUSA
Submitted by Team i-Humor on Wed, 11/18/2009 - 08:45"Sungguh hebat! Kini sampo pun dibuat tanpa mengeluarkan busa. Betul-betul memahami arti pencemaran lingkungan," ujar seorang ayah kepada anak gadisnya sehabis keramas.
Sang anak gadis lalu pergi ke kamar mandi untuk mengecek sampo apa yang digunakan ayahnya. Setelah itu, dia segera menemui ayahnya lagi.
"Ha ha ha ... rupanya Bapak tadi keramas pakai hand & body lotion."

UPAH DI SURGA
Submitted by Team i-Humor on Thu, 08/13/2009 - 15:17Ibu Meity Trilili begitu bahagia ketika anak gadisnya, Ida Tralala, mengaku percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatnya.
"Ibu bahagia karena kau akan masuk surga, Nak."
"Tapi yang mendapat upah besar di surga, kan, Ibu! Soalnya, Ibulah yang mengenalkan saya kepada Tuhan Yesus."
Ibunya tersenyum, dan mencoba berkilah demi merendahkan hatinya di depan anaknya.
"Upahnya memang besar. Ibu bahagia mendapatkannya. Namun Ibu lebih bahagia lagi karena kamu mau menerima Tuhan Yesus, Sayang."
"Tapi upah Ibu di surga tetap besar, kan, Bu?"

ULANG TAHUN KELIMA
Submitted by Team i-Humor on Tue, 04/28/2009 - 11:48Minggu depan, Boni akan berulang tahun yang kelima.
Mama: Boni, kamu suka bukan, kalau di pesta ulang tahunmu nanti, mama buatkan kue tart dengan lima lilin di atasnya?

HASIL KERJA KERAS
Submitted by Team i-Humor on Wed, 01/14/2009 - 12:58Setelah 40 tahun bekerja keras, Smith pensiun dengan tabungan sejumlah $90.000. Uang itu ia peroleh dari keberanian, kerajinan, inisiatif, keterampilan, pengabdian pada tugas, penghematan, efisiensi, investasi yang cerdas, dan kematian pamannya yang meninggalkan uang sebesar $89.000 untuknya.

ANCAMAN NATAL
Submitted by Team i-Humor on Mon, 01/05/2009 - 07:40Seorang bocah sangat menginginkan sebuah sepeda baru untuk hadiah Natalnya. Karena itu, ia menyiapkan sebotol susu untuk Sinterklas yang ia harap akan datang ke rumahnya dan kemudian memberikannya sebuah sepeda baru.

JADI TENTARA UNTUK PENSIUN
Submitted by Team i-Humor on Tue, 11/25/2008 - 16:20Seorang kolonel mewawancarai seorang prajurit yang melamar menjadi perwira. Ia menanyainya dengan pertanyaan favoritnya: "Prajurit, untuk apa kita bergabung dengan angkatan darat? Apa tujuan kita?"
TUNJANGAN
Submitted by admin on Tue, 03/25/2008 - 11:42Seorang wanita yang melamar pekerjaan ingin tahu tentang tunjangan dari perusahaan yang dia lamar. Manajer personalia memberitahunya bahwa ia akan mendapat asuransi kesehatan dan jiwa, namun biayanya dipotongkan dari gajinya.



Publikasi e-Humor adalah buletin mingguan yang diterbitkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) dan dipublikasikan melalui sistem I-KAN (Internet- Komputer Alkitab Network), menyajikan humor-humor yang jauh dari unsur SARA dan pornografi lengkap dengan ayat-ayat pendukung dari setiap humor.