Bacaan : 1Yohanes 3:16-24
Ketika masuk kantor di pagi hari, saya kerap menemukan kejutan di
meja saya. Beberapa waktu lalu, kejutan itu berupa cangkir kopi
bergambar bunga matahari yang diberikan seorang rekan kantor. Ia
melihatnya di sebuah toko dan ia tahu, cangkir itu akan membuat istri
saya senang -- jadi ia membelinya lalu meninggalkannya di meja saya
dengan disertai kalimat penyemangat.
Dengan senang hati saya membawa pulang hadiah itu untuk istri saya
Sue, dan memberikannya atas nama wanita yang ingin menyemangatinya.
Orang itu mungkin betul-betul memikirkan istri saya. Ia mungkin telah
membicarakan istri saya secara positif dengan orang lain. Namun, itu
tentu berbeda dengan dorongan semangat yang ditimbulkan suatu
tindakan.
Dalam 1Yohanes 3:18, Yohanes membahas apa yang harus kita lakukan
bila melihat orang lain memerlukan bantuan kita. Ia mengatakan, kita
harus mempunyai belas kasihan yang aktif: "Marilah kita mengasihi
bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan."
Kalau kita melihat seseorang memerlukan bantuan kita, membicarakan
hal itu memang hal yang baik. Akan tetapi, kita juga harus melakukan
sesuatu untuk menolongnya. Kita diperintahkan: "Hendaklah kita
menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja" (Yakobus 1:22).
Mintalah Roh Kudus menaruh seseorang di dalam hati Anda, yang dapat
Anda tolong dalam nama Yesus. Lalu ambillah tindakan. Buatlah
perbedaan pada hari ini. Kirimkan kartu. Berikanlah hadiah. Ajaklah
berjalan-jalan. Teleponlah. Kasih yang diwujudkan dalam tindakan
adalah kasih sejati --JDB
BELAS KASIHAN ADALAH KASIH DALAM TINDAKAN
|