Bacaan : Lukas 1:46-55
Saya membaca tentang pasangan muda yang bisnisnya gagal, dan mereka
hampir tidak punya uang untuk dibelanjakan saat Natal. Mereka
terpaksa harus pindah rumah setelah Tahun Baru. Akan tetapi, mereka
tidak ingin musim liburan ini rusak karenanya. Maka, mereka
memutuskan untuk mengadakan pesta. Ketika para tamu datang, mereka
melihat sebuah pohon cedar yang dihiasi serangkaian lampu dan
kertas-kertas kecil yang digulung dan diikat pada cabang-cabang pohon
dengan pita.
"Selamat datang di \'pohon berkat\' kami!" kata mereka dengan wajah
berseri-seri. "Meskipun kami mengalami masa-masa sulit, Allah telah
memberkati kami dengan begitu banyak hal sehingga kami memutuskan
untuk mempersembahkan pohon kami kepada-Nya. Setiap kertas melukiskan
berkat yang Dia berikan kepada kami tahun ini."
Pasangan ini menghadapi lebih banyak tantangan setelah itu, tetapi
mereka memilih untuk tetap berpusat kepada Tuhan. Mereka kerap
mengatakan bahwa Natal dengan "pohon berkat" ini merupakan salah satu
Natal terindah bagi mereka, sebab mereka dapat bersaksi seperti yang
dilakukan Maria: "Hatiku bergembira karena Allah, Juru Selamatku....
Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku"
(Lukas 1:47-49).
Apa pun kesulitan Anda, hal itu tidak perlu merusak Natal, sebab
tidak ada sesuatu pun yang dapat merusak Kristus! Tetaplah memusatkan
perhatian kepada Yesus dan carilah cara untuk membagikan
berkat-berkat-Nya dengan orang lain -- mungkin melalui "pohon berkat"
Anda sendiri --JEY
UNTUK MEMBERI MAKNA PADA NATAL
BERILAH TEMPAT UTAMA BAGI KRISTUS
|