Bacaan : Yunus 1
Melempar koin, menarik sedotan, atau menarik sebuah nomor
dari dalam topi merupakan cara-cara lama yang sering dipakai
untuk menyelesaikan suatu persoalan. Saya pernah membaca tentang
suatu pemilihan umum di Oklahoma. Dua kandidat utama
masing-masing memperoleh 140 suara. Daripada menghabiskan biaya
untuk mengulang pemilihan, pejabat kota menggunakan suatu metode
undian untuk menentukan pemenangnya, dan setiap orang pun puas
menerima hasil akhirnya. Apa yang dikatakan penulis Amsal
terbukti benar: "Undian mengakhiri pertengkaran, dan
menyelesaikan persoalan antara orang-orang berkuasa" (Amsal
18:18).
Banyak orang memandang hal seperti ini tak lebih dari
sekadar kebetulan. Namun hal yang menakjubkan dari apa yang
disebut "membuang undi" dalam Firman Allah adalah bahwa pada
akhirnya Tuhanlah yang mengatur hasilnya. Ini juga nyata terjadi
dalam kisah Yunus. Dalam peristiwa yang dialami Yunus, Allah
tetap dapat menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan sekalipun melalui
tindakan-tindakan dari para pelaut yang tidak mengenal Tuhan.
Jadi, apa arti semua ini bagi kita sebagai orang percaya?
Dalam cara pandang orang Kristen, tidak ada istilah kebetulan.
Baik secara langsung maupun tidak langsung, Allah selalu terlibat
dalam segala sesuatu yang terjadi pada diri kita. Oleh karena
itu, Dia dapat dipercaya dan ditaati dalam setiap keadaan yang
terjadi dalam hidup kita, karena hal-hal yang terkecil sekalipun
ada di bawah kendali-Nya --MRDII
Things don\'t just happen to those who love God,
They\'re planned by His own dear hand,
Then molded and shaped, and timed by His clock;
Things don\'t just happen--they\'re planned. --Fields
ALLAH BERADA DI BALIK LAYAR DAN MENGATUR ADEGAN
DARI BALIK LAYAR TERSEBUT
|