Bacaan : Markus 5:1-20
Tatkala bercakap-cakap dengan seorang skeptis [orang yang
kurang percaya] tentang standar moral dalam Alkitab, saya merasa
bahwa ia tetap tidak dapat diyakinkan. Lalu saya bertanya
kepadanya, apakah ia pernah mengenal orang yang kejam dan serakah
yang berubah menjadi baik dan tidak egois manakala mereka menjadi
orang percaya dalam Kristus. Sikapnya berubah seketika saat ia
mengakui bahwa ia mengenal orang-orang yang seperti itu. Saya
merasa bahwa orang-orang itu berdampak besar terhadap dirinya,
sehingga ia tak mendebat lagi.
Bertahun-tahun yang lalu, seorang kepala misi penyelamatan
di London menyambut tantangan debat dari seorang skeptis yang
terkenal. Tetapi dengan satu syarat: ia akan membawa 100 orang
yang akan menceritakan bagaimana hidup mereka diubahkan setelah
mempercayai Yesus. Ia mengundang lawannya untuk berhadapan dengan
saksi-saksi yang dibawanya sampai orang itu puas. Pada hari yang
telah ditentukan, orang percaya tersebut datang dengan 100 orang
yang siap bersaksi, tetapi orang skeptis tersebut tak pernah
muncul.
Walaupun kita harus siap untuk memberi jawaban yang masuk
akal kepada orang yang bertanya mengenai pengharapan yang kita
miliki dalam Kristus (1Petrus 3:15), namun karakter dan perilaku
yang serupa dengan Kristus tetap merupakan alasan yang terkuat
bagi iman kita. Dalam Markus 5, Yesus memerintahkan orang yang
sembuh dari kerasukan setan untuk pulang ke rumah, agar
teman-temannya melihat apa yang telah diperbuat Yesus baginya
(ayat 19).
Adakah Anda juga senang menceritakan kepada orang lain apa
yang telah diperbuat Kristus bagi Anda? --HVL
You may be tempted to debate
To change another\'s view,
But nothing speaks more powerfully
Than what Christ did in you. --Sper
BILA ANDA MENGENAL KRISTUS
ANDA AKAN RINDU AGAR ORANG LAIN JUGA MENGENAL-NYA
|