Bacaan : Roma 8:1-13
Dalam penerbangan dari London ke New York, saya duduk
bersebelahan dengan seorang penumpang yang tampak gugup. Ia
mengaku pada saya bahwa ia merasa sedang menahan pesawat itu agar
tetap melayang-layang di udara semata oleh kekuatan tekadnya. Ia
tak dapat bersantai barang sejenak karena takut kalau-kalau
gravitasi akan menarik kami ke bawah.
Walaupun hukum gravitasi akan membuat kita tetap berpijak di
tanah, tetapi ada hukum aerodinamika yang mengatasi gaya tarik
gravitasi. Bila penumpang ini mempercayai prinsip tersebut saat
naik pesawat, maka sesungguhnya ia telah membebaskan dirinya dari
kekuatiran yang tidak beralasan.
Dengan cara serupa, banyak orang Kristen mencoba untuk
mencapai dan mempertahankan puncak kerohanian mereka dengan
kekuatan tekad belaka. Dengan kekuatan diri sendiri, kita
cenderung ditarik ke bawah oleh hukum dosa dan maut. Namun dalam
Roma 8:2, Paulus menuliskan tentang hukum yang lebih tinggi,
yaitu hukum Roh yang memberi hidup dalam Yesus Kristus, yang
memerdekakan manusia dari hukum dosa dan maut. Saat kita
mempercayakan diri sepenuhnya kepada Roh Kristus yang hidup di
dalam kita dan memelihara ketergantungan kepada-Nya, kita akan
dibebaskan dari hukum dosa dan maut.
Jika Anda hidup dengan kekuatan tekad belaka, berarti hidup
kekristenan Anda belum benar-benar "tinggal landas." Namun saat
Anda mempercayakan diri sepenuhnya kepada Kristus, Anda
dibebaskan dari tubuh maut dan mulai terbang dengan sayap Roh-Nya
--JEY
Spirit of God, descend upon my heart:
Wean it from earth, through all its pulses move.
Stoop to my weakness, mighty as Thou art,
And make me love Thee as I ought to love. --Croly
ROH KITA AKAN MEMBUAT KITA GAGAL
KECUALI BILA ROH ALLAH MEMENUHI KITA
|