Bacaan : Hagai 2:1b-10
Saya menikmati pekerjaan saya, sehingga seperti biasa saya rajin
bangun pagi dan berangkat kerja. Namun suatu hari saya sedih tatkala
memikirkan keuangan keluarga. Apakah saya sudah mencukupi mereka?
Orang lain tampaknya dapat menghasilkan jauh lebih baik. Saya pun
semakin kuatir saat memikirkan masa depan, dan kekuatiran itu
melemahkan semangat hidup saya.
Namun dari situ saya justru teringat akan firman Allah-melalui
Hagai-yang ditujukan kepada orang Yahudi yang telah pulang dari
tempat pembuangan ke Yerusalem. Mulanya mereka bersemangat untuk
membangun kembali Bait Suci, namun tiba-tiba mereka menjadi lesu.
Teringat akan kemegahan Bait Suci yang Salomo, mereka merasa
pekerjaan mereka tidak ada artinya.
Mereka membutuhkan semangat baru. Maka Allah berkata kepada mereka,
"Kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, . bekerjalah, sebab
Aku ini menyertai kamu" (Hagai 2:5).
Bagaimana kita dapat memperoleh semangat baru? Sebagian orang dapat
memperolehnya dari kelompok yang mereka ikuti. Yang lain dengan
cara bergantung pada prestasi mereka sendiri. Ada juga yang mencoba
membangkitkan kepercayaan diri dengan cara banyak bicara. Namun
semua itu tak lebih dari sikap menutupi kekuatiran belaka.
Sebagai umat Allah, kepercayaan diri kita timbul dari hubungan kita
dengan Dia. Dia selalu menyertai kita. Kita adalah umat
kepunyaan-Nya. Bila kita memegang teguh kebenaran ini, kita akan
memiliki semangat untuk terus bekerja dengan cara-cara yang
menyenangkan Tuhan dan membawa sukacita bagi kita -AL
KITA AKAN MENDAPAT SEMANGAT UNTUK BERTAHAN
MANAKALA BERSUJUD DI HADAPAN TUHAN
|