Bacaan : 1Korintus 9:11-23
Rasul Paulus berkatakan bahwa ia lebih baik mati daripada dianggap
melayani Tuhan karena uang. Itu sebabnya ia bekerja untuk mecukupi
kebutuhannya sendiri tatkala memberitakan Injil di Korintus.
Baginya, segala sesuatu yang merusak kesaksiannya bagi Kristus lebih
buruk daripada kematian.
Selama berabad-abad, banyak orang yang berkeyakinan sama seperti
Rasul Paulus dan membuktikannya dengan bersedia mati sebagai martir
daripada menyangkal Tuhan. Kebanyakan dari kita memang tidak
menghadapi ultimatum "sangkal Kristus atau mati." Namun gaya hidup
kita harus mencerminkan bahwa ada beberapa hal yang kita anggap
lebih buruk daripada kematian.
Pada malam Tahun Baru 1951, saya sangat terkesan ketika membaca
pernyataan Paulus dalam Filipi 1:20. Ia mengatakan bahwa
pengharapannya yang utama adalah ia tidak akan beroleh malu dalam
segala hal. Ia tidak berharap dibebaskan dari penjara. Sebaliknya ia
berharap agar Kristus dimuliakan di dalam tubuhnya, "baik oleh
hidupku, maupun oleh matiku." Saya juga terkesan pada pernyataannya
yang penuh keyakinan dalam ayat 21, "Karena bagiku hidup adalah
Kristus dan mati adalah keuntungan." Sejak malam itu, telah berulang
kali saya mengatakan kepada Tuhan bahwa saya lebih baik mati
daripada melakukan sesuatu yang mencemarkan nama Tuhan,
menghancurkan hati istri dan keluarga saya, atau mengecewakan
orang-orang yang menghormati saya.
Memang ada beberapa hal yang lebih buruk daripada kematian. Salah
satunya adalah mencemarkan nama Kristus -HVL
AGAR KESAKSIAN ANDA TETAP HIDUP
ANDA HARUS MATI TERHADAP DOSA
|