Bacaan : 1 Korintus 2:1-5
Tiang-tiang telepon memainkan peranan penting di negara-negara maju.
Tiang-tiang itu mendukung sistem komunikasi yang memungkinkan orang
untuk "menjangkau dan menyentuh" orang lain yang berada di seluruh
pelosok bumi. Dalam banyak komunitas, tiang telepon memiliki
jaringan listrik yang memungkinkan orang menghidupkan lampu dan
alat-alat listrik lainnya.
Renungkanlah tentang tiang-tiang telepon yang banyak berjajar di
sepanjang jalan. Bagaimanakah bentuknya? Seperti salib, bukan?
Tatkala memandang tiang-tiang telepon di depan rumah, saya
diingatkan pada salib tua Kristus yang kasar dan berat. Renungkanlah
tentang jalur komunikasi yang terjadi karena adanya salib dan
kekuatan yang ada di dalam salib. Karena salib itu, Allah
mendengarkan doa-doa orang percaya di muka bumi ini. Dan karena
Yesus telah menumpahkan darah-Nya di atas salib itu untuk umat
manusia yang terhilang, maka orang-orang percaya di dalam Kristus
mempunyai kerinduan yang dalam untuk "menjangkau dan menyentuh"
orang lain dengan berita injil.
Bagi Rasul Paulus, salib Kristus adalah segalanya. Ia menyampaikan
suatu pesan yang sangat penting ketika menulis surat kepada jemaat
di Korintus, yakni tentang "Yesus Kristus, yaitu Dia yang
disalibkan." Kalvari merupakan sumber jaringan komunikasi dan dasar
kekuatan Paulus.
Lain kali jika Anda melihat tiang telepon, renungkanlah tentang
salib Kristus dan seberapa besar maknanya bagi Anda -MRD II
TAK ADA HAL LAIN YANG BERBICARA LEBIH JELAS
MENGENAI KASIH ALLAH SELAIN SALIB KRISTUS
|