Bacaan : 1 Tesalonika 1
Leslie Stobel menjadi orang Kristen pada tahun 1979 dan memberi
teladan iman sedemikian rupa sehingga mempengaruhi Lee, suaminya
yang ateis, untuk mau mengenal Allah. Dalam bukunya yang berjudul
The Case for Christ (Panggilan Kristus), Lee menceritakan tentang
riset intensifnya selama 2 tahun yang menuntunnya untuk menerima
Yesus sebagai Juruselamat. Memang ia tak bisa lepas dari komentar
orang-orang non-Kristen dan orang-orang yang suka memperolok. Namun
sebagai seorang sarjana hukum lulusan Yale dan peraih penghargaan
dalam bidang jurnalistik di Chicago Tribune, Lee mampu menjawab
pertanyaan-pertanyaan sulit yang mereka lontarkan.
Perubahan dalam hidup Lee juga mempengaruhi Alison, putri mereka
yang berusia 5 tahun. Ia berkata, "Bu, saya ingin Tuhan melakukan
hal yang sama terhadap saya seperti yang telah Dia perbuat terhadap
Ayah." Iman Leslie menimbulkan pengaruh yang mengubahkan seluruh
keluarganya.
Pola memberi teladan dan meniru ini diberikan Paulus dalam 1
Tesalonika 1. Teladan yang ditunjukkannya bersama Silwanus dan
Timotius, mendorong orang-orang yang baru percaya di Tesalonika
untuk meniru (mengikut) mereka. Sementara orang-orang yang baru
percaya di Tesalonika itu menderita bagi Kristus dengan sabar dan
tabah, mereka bertiga selanjutnya menjadi teladan bagi orang-orang
yang baru percaya di Makedonia dan Akhaya, dan mendorong mereka
untuk lebih bersungguh-sungguh-sungguh dalam beribadah.
Teladan kita dapat membawa pengaruh yang luar biasa dalam
mengenalkan orang kepada Kristus. Adakah orang lain meniru kita
karena kita meneladani Dia? -HVL
ORANG YANG MENGIKUT KRISTUS
MENUNTUN ORANG LAIN KEPADA-NYA
|