Bacaan : Lukas 10:25-37
Saat Fred Rogers meninggal dunia pada tanggal 27 Februari 2003,
banyak surat kabar memuat berita itu sebagai berita halaman depan.
Dan hampir setiap judul berita utama memuat kata sesama. Ia adalah
pembawa acara televisi anak-anak berjudul Sesama Pak Rogers. Ia
dikenal oleh jutaan anak dan orangtua sebagai seorang yang baik,
lembut, dan hangat yang secara tulus menganggap "setiap orang adalah
istimewa, di dalam diri mereka, sebagaimana adanya mereka".
Pak Rogers pernah berkata kepada seorang wartawan, "Ketika kita
memandang sesama kita dengan penuh penghargaan, ... dengan ucapan
syukur atas apa adanya dirinya, maka saya merasa bahwa kita
bergandengan tangan dengan Kristus Yesus, sebagai pembela kebaikan
sejati." Karena ia menghargai pentingnya hidup setiap orang, Rogers
mampu menjadi sesama yang baik bagi semua orang.
Saat Yesus ditanya, "Siapakah sesamaku manusia?" Dia menceritakan
perumpamaan orang Samaria yang murah hati (Lukas 10:29-35). Di akhir
cerita, Tuhan bertanya, "Siapakah di antara ketiga orang ini,
menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke
tangan penyamun itu?" Jawabannya: "Orang yang telah menunjukkan
belas kasihan kepadanya" (ayat 36,37).
Siapakah di antara sesama kita yang membutuhkan perkataan ramah,
uluran tangan persahabatan, atau dorongan semangat pada hari ini?
Yesus memanggil kita untuk menunjukkan kasih dan belas kasihan
kepada orang lain sementara kita mengasihi Allah dengan segenap
hati, dan mengasihi sesama seperti diri sendiri --David McCasland
KASIH ANDA BAGI SESAMA
ADALAH BUKTI KASIH ANDA KEPADA ALLAH
|