Bacaan : Kolose 3:1-11
Seorang pilot misionaris bernama Bernie May menulis, "Pelajaran
tersulit yang diajarkan kepada para pilot baru mengenai pendaratan
di landasan yang pendek dan berbahaya adalah menjaga pandangan
mereka supaya terus tertuju pada bagian landasan yang baik, dan
bukannya memerhatikan bagian yang rusak. Kecenderungan alami kita
adalah memerhatikan halangan, bahaya, serta hal-hal yang ingin
dihindari. Namun pengalaman mengajarkan kita bahwa pilot yang
memerhatikan hal-hal yang berbahaya, cepat atau lambat akan menuju
pusat kehancuran."
Pelajaran ini membuat saya berpikir mengenai prinsip-prinsip rohani
di dalam Alkitab. Daripada memusatkan perhatian pada dosa-dosa yang
ingin kita hindari, kita diajar untuk memusatkan perhatian pada
perbuatan-perbuatan baik yang Kristus harapkan dari kita. Paulus
memberi tahu umat kristiani di Kolose demikian, "Pikirkanlah perkara
yang di atas, bukan yang di bumi" (Kolose 3:2). Kita akan
menyingkirkan cara lama dalam berpikir dan bertindak (ayat 5-9),
serta "mengenakan" cara hidup yang baru (ayat 10-17).
Bernie May membuat kesimpulan dengan mengatakan bahwa pilot yang
berpengalaman memusatkan perhatian secara penuh pada jalur
pendaratan yang mereka inginkan, sedangkan bahaya atau risiko yang
ada tidak banyak mendapat perhatian.
Ketika Kristus dan kehendak-Nya menjadi pusat hidup kita, maka daya
tarik kehidupan lama tidak menjadi pusat perhatian kita karena
tujuan kita adalah mendarat tepat di pusat kehendak Allah --David
McCasland
ORANG YANG MATANYA TERTUJU PADA SURGA
TIDAK AKAN DIKACAUKAN OLEH PERKARA DUNIAWI
|