Bacaan : 2 Korintus 5:1-10
Saat itu Melissa sedang menikmati liburan musim panas kenaikan kelas
dari kelas satu ke kelas dua SMU. Ia dan temannya, Mandy, sedang
berada di Spanyol dalam suatu perjalanan darmawisata bersama teman-teman
kelas bahasa Spanyol mereka. Suatu malam mereka terlibat dalam
suatu diskusi serius di dalam kamar hotel. Mereka baru saja
menyaksikan sebuah berita di saluran BBC tentang kematian beberapa
orang remaja akibat kecelakaan, dan mereka mulai membicarakan topik
tentang kematian.
Melissa berkata kepada Mandy bah-wa ia tidak mengerti mengapa orang
kristiani takut pada kematian. Bagaimanapun juga, katanya, ketika
seorang kristiani meninggal maka ia akan "bersama Allah selamanya".
Apakah ada yang lebih baik dari hal itu? Melissa tak habis pikir.
Bagaimana mungkin kami dapat mengetahui percakapan ini? Mandy
menceritakannya kepada kami tidak lama setelah meninggalnya putri
kami tercinta, Melissa, pada umur 17 tahun, dalam sebuah kecelakaan
mobil pada tahun 2002. Cerita ini membuat kami terhibur karena
melaluinya kami senantiasa diingatkan bahwa Melissa tahu bahwa
dirinya telah diselamatkan, dan ia yakin akan melewatkan kekekalan
bersama Juruselamatnya. Kami hanya tidak me-nyangka bahwa ia akan
"bersama Allah selamanya" dalam waktu secepat itu, dan dalam usia
yang masih sangat muda.
Apakah Anda memiliki keyakinan yang sama seperti Melissa, bahwa saat
meninggal Anda akan berada dalam hadirat Allah selamanya? (2Korintus
5:6-8). Pastikan keselamatan Anda hari ini juga. Maka Anda tidak
lagi takut pada kematian --Dave Branon
JIKA ANDA MENYEDIAKAN RUANG BAGI YESUS DI HATI ANDA
MAKA DIA AKAN MENYEDIAKAN RUANG BAGI ANDA DI SURGA
|