Bacaan : Markus 2:1-12
Ketika Yesus menyembuhkan seseorang yang lumpuh sebagai bukti kuasa-Nya
untuk mengampuni dosa manusia, takjublah orang-orang yang
menyaksikan peristiwa itu. Lalu mereka "memuliakan Allah, katanya,
'Yang begini belum pernah kita lihat'" (Markus 2:12). Lebih dari dua
belas kali dalam injil Markus, kita membaca tentang orang-orang yang
memberi reaksi serupa terhadap perkataan dan pelayanan Yesus.
Kata yang diterjemahkan sebagai "takjub" atau "heran", dalam bahasa
aslinya mengandung suatu makna "terperosok dalam kondisi terkejut
atau takut, atau keduanya". Terkadang kita mungkin merasakan hal
yang sama ketika berjumpa dengan Yesus Kristus melalui pembacaan
firman Allah. Seperti murid-murid-Nya, kita mungkin heran saat
membaca perkataan Yesus, "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk
ke dalam Kerajaan Allah" (Markus 10:23). Kerap kali kita berpikir
bahwa dengan memiliki uang banyak, selesailah semua masalah kita.
Orang-orang yang melihat seorang pria dilepaskan dari kerasukan satu
legion roh jahat juga menjadi heran (Markus 5:20). Mengapa mereka
heran? Apakah mereka berpikir bahwa pria itu tidak terjangkau oleh
kuasa Allah yang menyelamatkan? Apakah kita memiliki pikiran yang
sama saat Allah menyelamatkan orang tertentu?
Yesus tidak terikat oleh batasan atau harapan kita. Dia berbicara
dan bertindak dengan kuasa dan hikmat yang jauh melampaui akal kita.
Dengan rasa hormat dan kekaguman, marilah kita mendengar perkataan
Yesus dan mencari jamahan tangan-Nya yang berkuasa untuk mengubahkan
--David McCasland
JANGAN MENGUKUR KUASA ALLAH YANG TAK TERBATAS
DENGAN PIKIRAN ANDA YANG TERBATAS
|