Bacaan : Mazmur 139:13-18
Banyak orang berusaha melawan proses penuaan. Orang yang keriput
melakukan pengencangan kulit, sedang yang lain melakukan penyuntikan
untuk menghilangkan garis-garis wajah yang tak diinginkan. Di balik
semua tren ini, ada suatu anggapan bahwa wajah tua tidak dapat
diterima.
Namun, tidak semua orang merasa seperti itu. Di sebuah acara
televisi, seorang wanita tua ditanya, "Apakah Anda menyukai wajah
Anda?" Wanita itu menjawab dengan yakin, "Saya sangat menyukai wajah
saya! Ini adalah wajah pemberian Allah, dan saya menerimanya dengan
gembira."
Dalam Mazmur 139, Daud meng-ungkapkan keyakinan bahwa seluruh
keberadaannya dirancang oleh Allah, sehingga layak disyukuri. Ia
berdoa, "Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan
ajaib" (ayat 14). Ia juga percaya bahwa Allah merancang hari-hari
dalam hidupnya (ayat 16).
Daripada berjuang dalam pertarungan sia-sia melawan proses penuaan,
seharusnya kita memusatkan perhatian untuk meningkatkan kualitas
rohani karena hal itulah yang bersifat kekal. Salah satu kuncinya
adalah beriman seumur hidup kepada Allah, yang meyakinkan umat-Nya,
"Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku
menggendong kamu" (Yesaya 46:4).
Myron Taylor menulis, "Waktu dapat membuat kulit keriput, tetapi
kekhawatiran, keraguan, kebencian, dan hilangnya tujuan hidup akan
membuat kerut-kerut pada jiwa kita." Jika kita menerima tahun-tahun
yang lalu dengan rasa syukur, Allah akan menghilangkan kerut-kerut
jiwa kita --Joanie Yoder
KETIKA ANDA MENGIZINKAN KASIH ALLAH MEMENUHI HATI ANDA
HAL ITU AKAN TAMPAK PADA WAJAH ANDA
|