Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > JANGAN MENUDING!
< April
2001
>
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Senin, 23 April 2001

Bacaan Setahun : 2 Tawarikh 1-3
Nats : Siapa yang mengumpat adalah orang bebal…tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi (Amsal 10:18,19)

JANGAN MENUDING!

Bacaan : Matius 18:15-20

Anda tidak dapat menuding orang lain tanpa menuding diri sendiri. Kalau tak percaya, coba saja. Tudingkan jari telunjuk dan ibu jari Anda dalam posisi menunjuk ke arah depan, lalu perhatikan ke arah mana ketiga jari Anda lainnya mengarah. Ya! Ketiganya menunjuk tepat ke arah Anda.

Ingatlah akan hal ini saat Anda menunjuk kesalahan orang lain begitu saja. Daripada menuduh, adalah lebih baik bila kita membebaskan orang tersebut dari dakwaan dan menahan diri untuk tidak menghakimi sampai semua fakta diketahui.

Dalam hukum Taurat, tidak ada tuduhan yang boleh diajukan terhadap seseorang kecuali ada dua atau tiga orang saksi (Ulangan 19:15). Yesus menyatakan aturan standar itu saat Dia mengajarkan bagaimana kita seharusnya bersikap dalam menghadapi orang Kristen yang bersalah kepada kita (Matius 18:16).

Jadi jika seseorang bersalah kepada Anda, pertama-tama datanglah kepadanya untuk mengusahakan perdamaian (ayat 15) dan tidak menjelek-jelekkannya di hadapan orang lain. Bila orang itu menolak untuk mengaku salah dan bahkan mengingkarinya, libatkan orang lain untuk menyelesaikan permasalahan itu (ayat 16,17). Kedua, jika seseorang menyampaikan komentar yang bernada fitnah tentang orang lain kepada Anda, janganlah meneruskannya kepada orang lain. Sebaliknya, bujuklah si pembawa berita itu untuk mengikuti ajaran Alkitab di atas.

Anak-anak Allah seharusnya menjadi saluran kasih dan kebenaran, bukan kedengkian dan dusta – MRD

FITNAH MENGHANCURKAN
TEGURAN MEMPERBAIKI
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran