Bacaan : Mazmur 37:23-40
Apakah Anda merasa jatuh “tergeletak” hari ini? Apakah Anda
merasa putus asa dengan apa yang Anda alami kemarin? Pada saat
lengah, apakah Anda tersandung dan terjatuh, lalu menyerah kalah
pada dosa?
Ada yang lebih buruk dari sekadar terjatuh—yakni terus berada
dalam kejatuhan. Orang fasik akan jatuh dan tidak bangkit lagi,
tetapi tidak demikian halnya dengan orang Kristen. Meskipun
kadangkala jatuh, namun kita tidak akan menyerah begitu saja dan
berusaha untuk bangkit kembali. Memang tidak seharusnya kita
berbuat dosa, tapi pada kenyataannya kita banyak melakukannya.
Rasul Yohanes menulis, “Jika kita berkata, bahwa kita tidak
berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri” (1 Yohanes 1:8).
Tetapi ia juga menuliskan kabar baiknya: “Hal-hal ini kutuliskan
kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang
berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu
Yesus Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala
dosa kita” (2:1,2).
Akuilah kegagalan-kegagalan Anda. Jangan terus mencemaskannya,
tetapi akuilah. Sebelum mati bagi kita, Dia tahu bahwa kita masih
harus terus berjuang dalam dosa, maka dari itu Dia bersedia
menyucikan kita setiap hari.
Awalilah tiap-tiap hari Anda dengan menyediakan waktu untuk
mengaku dosa, mengakui kelemahan Anda, dan meminta kekuatan dari
Allah untuk melakukan kehendak-Nya. Dengan bergantung pada
anugerah dan kekuatan Tuhan, Anda akan segera tahu apa arti
kemenangan yang sebenarnya! –MRD
SUKSES BERARTI KEMAUAN UNTUK BANGKIT KEMBALI SETELAH JATUH
|