Bacaan : 1Petrus 1:1-9
Frank memiliki sebuah kotak peralatan yang penuh dengan
pisau dan alat pahat, yang disediakan khusus karena kegemarannya
memahat kayu. Peralatan yang paling disukainya adalah pisau pahat
multiguna buatan Jerman. Ia telah mengasahnya berulangkali, namun
pisau itu masih tajam. "Saya akan sedih," kata Frank, sambil
memandang pisaunya dengan rasa sayang, "apabila pisau ini sudah
menjadi sangat tipis sehingga tak dapat diasah lagi."
Seperti semua alat pahat yang baik lainnya, pisau itu
terbuat dari "baja yang tahan uji." Untuk menghasilkan logam yang
tahan lama, logam mentah dimasukkan ke tempat peleburan logam dan
diberi panas yang sangat tinggi. Setelah berpijar terang, logam
putih yang panas itu dipertahankan pada temperatur yang tepat
sehingga akhirnya menjadi baja yang tahan uji. Setelah dingin,
baja itu tidak terlalu lunak sehingga mudah bengkok ataupun
terlalu keras sehingga mudah patah.
Sebagai ciptaan Allah, orang Kristen dibentuk dan dibangun
atas kehendak-Nya. Kadang-kadang Allah menempatkan kita dalam
cobaan dan penderitaan. Petrus menulis tentang iman Kristen dan
mengatakan bahwa iman itu akan "diuji kemurniannya dengan api"
(1Petrus 1:7). Pengujian itu mungkin berbentuk "berbagai-bagai
pencobaan" yang akan memurnikan iman kita (ayat 6).
Bila Anda sedang mengalami pencobaan yang berat saat ini,
janganlah berkecil hati. Allah tahu apa yang sedang
dilakukan-Nya. Dia telah berjanji untuk selalu menyertai dan
menolong Anda agar menjadi alat yang berguna dalam tangan-Nya
yang kuat dan penuh kasih --DCE
All things work out for good we know --
Such is God\'s great design;
He orders all our steps below
For purposes divine. --Peterson
EMAS DIUJI DENGAN API
MANUSIA DIUJI DENGAN PENDERITAAN
|